Foto: Bhabinkamtibmas Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu, Aipda Danang Satria Nugraha membantu petani merawat tanaman jagung (Mondes/Her) TRENGGALEK – Mondes.co.id | Memastikan misi pemerintah tentang ketahanan pangan (ketapang) berjalan baik di daerah, Polres Trenggalek masifkan pendampingan petani.
Hal tersebut dilakukan sebagai salah stau upaya optimalisasi capaian program strategis nasional tersebut.
Sebagaimana dilakukan jajaran Polsek Tugu, melalui anggota Bhabinkamtibmas Desa Sukorejo, Aipda Danang Satria Nugraha di wilayah binaan.
Ia secara rutin membersamai warga dalam pengelolaan lahan.
Kepada Mondes.co.id, Kabag SDM Polres Trenggalek, Kompol Sudaroini, menyebut bahwa kegiatan yang dilaksanakan personel itu merupakan bagian dari strategi dalam mewujudkan Asta Cita Pemerintah Pusat.
Polri sebagai representasi negara pun turut serta menjadi pendorong percepatan agenda dimaksud.
“Mendorong itu, Polda Jatim khususnya Polres Trenggalek juga ikut berkontribusi aktif. Termasuk memberikan motivasi kepada para Bhabinkamtibmas untuk senantiasa mendampingi para petani di desa binaan masing-masing,” sebut Kabag SDM, Rabu, 16 September 2026.
Menurut dia, ketika pelaksanaan di lapangan benar-benar terstruktur dan berkelanjutan, maka tujuan yang direncanakan mampu dimaksimalkan.
Apalagi, arahan maupun petunjuk teknis dari ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim, Kombes Pol Heru Budi Prasetyo (Karo SDM Polda Jatim) sudah jelas dan terukur.
“Arahan maupun petunjuk teknis dari komando atas sudah jelas dan terukur, jadi tinggal dilaksanakan sesuai tahapan-tahapannya saja,” imbuhnya.
Selain itu, masih menurut Kompol Sudaroini, pihak SDM Polres Trenggalek juga terus melakukan peningkatan kapasitas anggota.
Supaya kompetensi ataupun kemampuan mereka terstandarisasi sesuai ketentuan yang diberlakukan.
Terutama saat menjalankan fungsi sesuai bidang tugas personel.
“Selain memberikan motivasi dan arahan terjadwal, Bag SDM Polres Trenggalek juga terus berupaya meningkatkan kapasitas anggota,” tandas Kabag SDM.
Mantan Kasat Intelkam Polres Ponorogo itu meyakini, tiap Bhabinkamtibmas Polres Trenggalek sudah memahami serta menguasai tugas fungsinya.
Maka, implementasi di lapangan seyogyanya akan lebih mudah penerapannya.
Kemudian, sebagai Bhabinkamtibmas harus pula memiliki banyak pengetahuan dan referensi sebagai daya dukung kinerja.
Rajin ke lokasi untuk menjadi bagian problem solving bagi masyarakat.
“Harus rajin melakukan sharing ilmu bersama stakeholder terkait termasuk para petani. Jangan pernah malu bertanya, penguasaan pengetahuan dan referensi wajib di miliki oleh Bhabinkamtibmas,” pesannya lebih jauh.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini