Mudasir Optimis Sudewo Bebas dan Kembali Jabat Bupati Pati

waktu baca 2 menit
Rabu, 24 Jun 2026 15:26 0 137 Singgih Tri

SEMARANG – Mondes.co.id | Persidangan Bupati Pati nonaktif Sudewo yang ketiga berlangsung hari ini, Rabu, 24 Juni 2026 di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang.

Dalam kesempatan ini, persidangan dikawal oleh ratusan massa pendukung Sudewo di halaman kantor pengadilan.

Menurut penuturan Mudasir, Koordinator Aksi Damai Kawal Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo, persidangan ini sangat penting karena menindaklanjuti eksepsi yang disampaikan oleh Sudewo pada persidangan sebelumnya, Senin, 24 Juni 2026.

Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan tanggapan eksepsi di persidangan hari ini.

“Sidang ketiga kali ini tanggapan eksepsi Jaksa Penuntut Umum terhadap eksepsi kemarin. Harapannya sidang berikutnya ada putusan sela eksepsi digabungkan Majelis Hakim, yang mana Pak Sudewo nanti harapannya diputus bebas,” terang pria yang dituakan oleh para loyalis Sudewo itu kepada awak media.

Serta diharapkan bisa kembali menjabat sebagai Bupati Pati.

“Dan kembali ke Kabupaten Pati sebagai bupati, melanjutkan program yang belum selesai, biar segera diselesaikan di lima tahun ke depan,” imbuh Mudasir.

Ia menyampaikan bahwa putusan sidang ada di kewenangan Majelis Hakim, termasuk yang berkaitan eksepsi.

Ia harap eksepsi diterima, sehingga memengaruhi putusan sidang untuk Sudewo.

Ia dan massa berharap Sudewo bebas.

“Kalau eksepsi kewenangan Majelis Hakim, warga Pati harapannya eksepsi ini diterima,” terangnya.

Massa pendukung Sudewo berjanji akan selalu mengawal persidangan hingga selesai.

Bahkan, ia akan mengerahkan massa yang jauh lebih banyak pada persidangan berikutnya, Senin, 29 Juni 2026.

“Senin kami mendatangkan relawan yang lebih besar sampai 5 ribu sebagai putusan. Pendukung Sudewo memenuhi Pengadilan Tipikor Semarang,” ujarnya.

BACA JUGA :  AKBP Dandy Ario Yustiawan Resmi Dilantik Jadi Wakapolres Pati

Ia menjelaskan, massa loyalis Sudewo datang dengan inisiatif sendiri.

Bahkan, harta benda masing-masing menjadi bekal mereka berangkat dari Kabupaten Pati menuju Kota Semarang.

“Logistik iuran yang punya telur dijual, yang punya ayam dijual, yang punya ikan dijual. Memang hari ini 700 saja, untuk Senin InsyaAllah akan kami datangkan lebih banyak,” tandasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini