Foto: Penampilan muse dari Alfi Nazlatunnajah di akun Instagram @portoby_nazlaa (Mondes/dok. pribadi) PATI – Mondes.co.id | Model Make Up Artist (MUA) alias muse, merupakan pekerjaan yang dilakukan oleh sosok inspirasi model muda asal Kabupaten Pati, Alfi Nazlatunnajah.
Gadis yang akrab disapa Nazla itu, menjadi seorang muse sejak masih duduk di bangku kelas XI Sekolah Menengah Atas (SMA).
Ia kerap tampil di ajang modelling, sehingga dengan bakat yang ditunjukkan, banyak rekomendasi datang untuk menjadikannya model MUA.
“Awal mulanya sering mengikuti fashion show untuk mengasah diri saya supaya lebih percaya diri di depan umum, dan saat itu MUA yang selalu men-support aku untuk lomba @YuniGriyaCantik. Saya disarankan untuk menjadi seorang muse atau model make up. Berawal dari itu saya terjun di dunia muse dan bertahan sampai sekarang,” kata perempuan peraih Mbak Duta Batik Bakaran tahun 2025 itu, Senin (25/5/2026).
Hampir tiap pekan ia menjalani job sebagai model MUA.
Namun, ia senang melakoni pekerjaan ini karena selalu merasa puas dengan hasil yang ada.
Wajahnya selalu tampak cantik di setiap momen, setelah melalui serangkaian perjuangan duduk berjam-jam untuk dirias.
“Enaknya tuh bisa kenal banyak MUA dan lebih paham tentang make up, selain jadi muse, secara tidak langsung aku juga belajar make up dengan mengamati MUA ketika make up. Capek terbayarkan ketika melihat wajah berubah menjadi cantik,” kata Nazla.
Setiap hari ia bergelut dengan foundation, concealer, bedak, primer, eyeshadow, eyeliner, mascara, blush on, contour, highlighter, lipstick, setting spray, beauty blender, brush makeup, penjepit bulu mata, serta alat pendukung seperti lampu make up dan cermin.
Ia mengikuti konsep yang diarahkan perias dan bersikap profesional dengan pihak yang menggunakan jasanya.
“Mau hasil make up sesuai ataupun tidak dengan ekspektasi kita, tapi kita harus tetap mengekspresikan make up tersebut dengan baik. Selain itu, attitude juga penting karena tidak semua MUA bisa diajak bercanda,” ujar lulusan SMAN 2 Pati itu.
Dalam berperan sebagai muse, ia harus percaya diri dan mengekspresikan hasil make up dengan baik.
Hasilnya akan ditampilkan melalui media sosial (medsos) yang dikemas estetik.
“Biasanya saya show up sebagai model MUA di medsos seperti Instagram, TikTok, WhatsApp dengan mengunggah hasil make up dan photoshoot. Selain itu juga melalui rekomendasi teman, relasi sesama MUA dan fotografer,” papar wanita berusia 17 tahun.
Secara paras, Nazla sering mendapat job muse wedding international karena wajahnya cocok untuk look tersebut.
Wajahnya memberi kesan elegan, clean, mewah, dan natural, sehingga ia unggul dalam menyesuaikan ekspresi maupun pose dibandingkan dengan muse lain pada umumnya.
“Kalau diamati dari look, aku lebih cocok ke wedding international. Keunggulan dibanding muse lain mungkin aku lebih mudah menyesuaikan ekspresi dan pose dengan konsep make up, cukup sabar saat proses make up berlangsung, serta bisa menjaga hasil make up tetap rapi selama photoshoot atau acara berjalan,” ungkap dara asal Desa Guwo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.
Ketika menjadi model MUA, banyak hal yang harus diperhatikan.
Dalam sepekan, ia menjalani job 6 kali, untuk 1 hari libur untuk mengistirahatkan wajahnya dari pengaruh make up biar tetap sehat.
“Dalam menjadi model MUA, hal yang perlu diperhatikan yaitu menjaga kebersihan sebelum dan sesudah make up, memakai skincare yang cocok, tidak terlalu sering memakai make up berat tanpa jeda, serta menjaga pola tidur dan konsumsi air. Paling banyak 6 kali, pastinya saya mengambil 1 hari untuk mengistirahatkan kulit wajah supaya tetap sehat karena terkena make up terus-menerus,” urainya.
Nazla telah melanglang buana meramaiakan dunia MUA di kawasan Kabupaten Pati dan sekitarnya.
Ia mempublikasikan hasil make up di akun Instagram pribadinya @n.nazlacans2_ , akun Instagram bisnisnya @portoby_nazlaa, serta akun TikToknya @girlguys1.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar