Jepara Siap Jadi Pusat Literasi dan Lahirkan Perempuan Tangguh

waktu baca 2 menit
Selasa, 21 Apr 2026 17:20 0 42 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Upacara peringatan Hari Kartini yang digelar di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara berlangsung khidmat, Selasa (21/4/2026).

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Momentum peringatan di tanah kelahiran Raden Ajeng Kartini ini, tidak sekadar menjadi ajang seremonial.

Melainkan, menjadi tonggak refleksi untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai perwakilan organisasi wanita, kemasyarakatan, keagamaan, dan profesi perempuan se-Kabupaten Jepara.

ketua pgri

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso, dalam sambutannya menekankan pentingnya merawat warisan pemikiran sang pahlawan emansipasi.

“Hari ini, di tanah kelahiran Raden Ajeng Kartini, kita tidak sekadar memperingati sosok, tetapi merawat warisan pemikiran besar yang lahir dari Bumi Jepara,” ungkapnya.

Laila menyoroti tanggung jawab moral masyarakat Jepara untuk mewujudkan semangat perjuangan Kartini ke dalam aksi nyata.

Menurutnya, perempuan Jepara harus turun tangan dalam menyelesaikan berbagai persoalan nyata di masyarakat.

Mulai dari kemiskinan, kekerasan, stunting, pernikahan anak, hingga menekan angka putus sekolah.

“Jadikan Jepara sebagai pusat literasi Kartini. Ajarkan generasi muda keberanian berpikir dan semangat perubahan, bukan sekadar mengenal gambar beliau di buku,” tegas Laila.

Senada dengan hal tersebut, Bupati Jepara Witiarso Utomo, mengingatkan bahwa perjuangan perempuan belumlah usai.

Ia mendorong agar semangat Kartini ditransformasikan menjadi aksi dan kontribusi yang nyata.

“Kartini telah membuka jalan. Tugas kita hari ini adalah memastikan perempuan Jepara mampu berdiri sejajar, berdaya, dan menjadi solusi bagi berbagai persoalan sosial,” ujar Bupati Witiarso.

BACA JUGA :  Ribuan Warga Meriahkan HUT ke-53 KORPRI di Rembang

Sebagai bentuk dukungan, ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara dalam memperkuat kebijakan yang berpihak pada perempuan dan anak.

Fokus utama kebijakan tersebut mencakup pemenuhan hak di bidang pendidikan, kesehatan, serta perlindungan sosial.

Ia menilai, pelibatan aktif perempuan dalam pembangunan adalah kunci utama untuk menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera.

Peringatan ini ditutup dengan peneguhan komitmen bersama untuk terus menghidupkan nilai-nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan sehari-hari.

Ke depannya, Jepara diharapkan tidak hanya dikenal sebagai tempat kelahiran sang tokoh emansipasi, tetapi juga sebagai rahim bagi lahirnya perempuan-perempuan tangguh masa kini.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini