Dukung TMMD Sengkuyung 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp33,2 Miliar

waktu baca 3 menit
Kamis, 23 Apr 2026 10:19 0 46 Dian A.

JATENG – Mondes.co.id | Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan anggaran sebesar Rp33,2 miliar untuk mendukung Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 dan program Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyatakan program TMMD dinilai strategis dalam menyelesaikan persoalan yang ada di desa.

Program tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa dan meningkatkan kesejahteraan di wilayah.

“Jumlah penduduk kita itu 80 persen itu ada di desa. Wilayah kita itu juga 80 persen itu ada di desa, sehingga pembangunan harus kita mulai dari desa,” kata Sumarno saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada acara Pembukaan TMMD Reguler Ke-128 Dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, kemarin.

ketua pgri

Ia memberikan apresiasi kepada TNI yang telah konsisten berkolaborasi dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk menyelesaikan permasalahan di desa.

Menurutnya, TMMD sangat strategis mengusung program tersebut, karena TNI memiliki struktur sampai tingkat desa.

Sumarno mengatakan, TMMD maupun Sengkuyung merupakan wujud nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, serta seluruh komponen masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.

Program tersebut, lanjutnya, telah membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.

“Melalui program ini, sasaran kegiatan fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur serta sarana dan prasarana dasar masyarakat, guna meningkatkan aksesibilitas wilayah terpencil serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Sambut Bulan Suro, Puluhan Jemaah Antusias Ikuti Ijazah Ilmu Hikmah Ki Sabrang Pamungkas

Sementara itu, kegiatan nonfisik diarahkan pada peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta penguatan ketahanan wilayah melalui bidang kesehatan, pendidikan, dan bela negara.

Sumarno meminta pemerintah Kabupaten/Kota hendaknya terus berkoordinasi dengan Dansatgas TMMD di wilayah masing-masing.

Gunanya untuk mengoptimalkan berbagai program unggulan.

Antara lain, ketahanan pangan, pertanian terpadu, rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan air bersih dan sanitasi, percepatan penurunan stunting, penguatan Posyandu, penanaman pohon, pembersihan lingkungan, serta rehabilitasi tempat ibadah.

Sebagai informasi, pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 berlangsung mulai tanggal 22 April sampai dengan 21 Mei 2026 secara serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Sementara itu, Dansatgas TMMD Reg-128, Dindin Rohidin, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan, memberikan percepatan di bidang ekonomi, dan menanamkan nilai-nilai juang, nilai wawasan kebangsaan, rasa cinta Tanah Air yang akan disematkan melalui penyuluhan-penyuluhan.

“Sasaran fisik berupa cor jalan panjang 1.100 meter, talud 150 meter, rehab RTLH sebanyak 10 unit, pembuatan jamban sehat 10 unit dan sarana air bersih sumur bor 1 unit,” ujarnya.

Untuk nonfisik, Kodim fokus menguatkan Sumber Daya Manusia Manusia (SDM), meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting, posyandu dan penyuluhan penyakit, peternakan dan perikanan, pertanian, perkebunan,  bina mental, dan lainnya.

Dalam kesempatan itu, diserahkan bantuan kepada masyarakat berupa bantuan perbaikan RTLH dari Pemprov dan Pemda Kabupaten Sragen, bantuan paket sembako, pembuatan jamban, bantuan sosial keuangan, serta sumur bor.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini