Foto: Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengaku belum mengetahui secara pasti rangkaian kegiatan asistensi yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pati.
Sebelumnya, belum lama ini Chandra mengungkapkan bahwa KPK menjadwalkan menggelar asistensi pada 14-17 April 2026.
Dalam kesempatan itu, Chandra menegaskan bahwa asistensi tersebut fokus pada pendampingan pengadaan barang dan jasa sesuai aturan terbaru.
Langkah ini diambil menyusul adanya persoalan pengadaan pekerjaan jalan pada tahun sebelumnya.
Namun demikian, berdasarkan pantauan di lapangan pada Selasa, 14 April 2026, belum terlihat adanya rangkaian kegiatan asistensi oleh KPK.
Plt Bupati Pati menyebut bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti asistensi tersebut.
“Besok, ke sininya baru besok (Kamis) kok. Tiga hari, dimulai Kamis,” ungkapnya, hari ini.
Terkait hal-hal apa saja yang menjadi fokus asistensi oleh KPK, Plt Bupati Pati juga mengaku belum mengetahui sama sekali.
“Asistensinya apa saja belum tahu, saya bukan dukun,” pungkasnya.
Di luar itu, Chandra menegaskan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati akan langsung bergerak memperbaiki jalan yang banyak dikeluhkan warga setelah asistensi rampung.
Pemkab Pati memilih berhati-hati dalam pengadaan karena sebelumnya KPK telah memeriksa sejumlah pejabat, termasuk menetapkan Bupati Pati nonaktif Sudewo sebagai tersangka.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar