Foto: Challista Naura siswi kelas 8 SMP UT Bumi Kartini (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Riuh tepuk tangan di ballroom Hotel Novotel Semarang.
Di atas panggung, berdiri deretan remaja putri dengan gaun anggun dan pembawaan yang matang.
Di antara mereka yang rata-rata berusia 16 hingga 17 tahun, terselip satu sosok yang tampak paling belia, namun pancaran matanya menyiratkan rasa percaya diri yang luar biasa.
Ia adalah Challista Naura Felicia, putri cantik pasangan Fahmi dan Ika Sulistianingrum.
Meski menyandang status sebagai peserta termuda, Challista, siswi kelas 8 SMP UT Bumi Kartini, justru berhasil membalikkan semua prediksi.
Ia sukses menyabet gelar Runner-Up 3 Puteri Remaja Jawa Tengah Pendidikan 2026.
Lewat kemenangan gemilang ini, Challista resmi mengantongi tiket untuk melenggang ke tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada Oktober 2026 mendatang.
Perjalanan Challista selama dua hari karantina di Semarang bukanlah perkara mudah.
Ia harus bersaing ketat dengan para seniornya yang secara usia tentu memiliki pengalaman lebih.
Namun, mental juara tidak bisa bohong.
Momen paling ikonik terjadi saat sesi debat krusial.
Ketika atmosfer ketegangan meningkat, tiga juri melemparkan pertanyaan-pertanyaan rebutan yang berbobot.
Bukannya gentar, Challista yang dikenal sangat fasih berbahasa Inggris ini justru langsung “membabat habis” seluruh pertanyaan tersebut.
Jawaban yang lugas dan tertata rapi meluncur dari bibirnya, membuat para juri terpukau dan tak ragu memberikan nilai tinggi.
Kemampuan komunikasi yang cemerlang ini bukan satu-satunya senjata Challista.
Gadis multitalenta asal Jepara ini juga memiliki suara emas.
Terbukti, belum lama ini ia juga sukses mengukir prestasi sebagai Juara 2 FLS2N 2026 tingkat Kabupaten Jepara di bidang seni suara.
Di balik senyum kemenangan Challista di atas panggung, ada sepasang mata yang berkaca-kaca menatapnya dari bangku penonton.
Fahmi, ayahanda tercinta Challista, tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian luar biasa sang putri.
“Sebagai orang tua, jujur saya sempat khawatir karena Challista ini peserta paling muda, lawannya sudah SMA. Tapi melihat bagaimana dia begitu tenang dan berani menyapu bersih semua pertanyaan debat dari tiga juri, rasa khawatir itu berubah,” ungkap Fahmi dengan nada bangga, Kamis (4/6/2026).
Fahmi menambahkan, pihak keluarga akan memberikan dukungan untuk persiapan Challista menuju Jakarta nanti.
“Tantangan di tingkat nasional pasti lebih berat, apalagi nanti harus mengikuti karantina ketat selama 6 hari di Jakarta pada bulan Oktober. Kami mohon doa restu dari masyarakat Jepara dan Jawa Tengah agar Challista bisa memberikan yang terbaik untuk daerah,” harapnya.
Kini, Challista sedang bersiap menempa diri.
Dari ruang kelas SMP UT Bumi Kartini menuju gemerlap panggung ibu kota, langkah berani si bungsu ini siap menginspirasi remaja-remaja lain di seluruh Indonesia.
Serta, menekankan bahwa kerja keras dan kecerdasan akan selalu menemukan jalannya untuk bersinar.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar