Angka Kematian Ibu dan Bayi di Rembang Turun Drastis, Bidan Jadi Pahlawan Garda Terdepan

waktu baca 2 menit
Rabu, 24 Jun 2026 16:06 0 39 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh bidan di Bumi Kartini.

Para bidan dinilai sukses menjadi ujung tombak dalam mendongkrak derajat kesehatan masyarakat, mulai dari menekan angka stunting, hingga mencetak rekor baru dalam penyelamatan ibu dan bayi.

​Apresiasi tersebut ditekankan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii saat menghadiri lomba paduan suara dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Rembang di Pendapa Museum RA Kartini, Rabu (24/6/2026).

​“Peran bidan sangat besar dalam menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan stunting. Dalam dua tahun terakhir, trennya semakin baik,” ujar dr. Ali Syofii bangga.

​Kerja keras para bidan di lapangan membuahkan hasil konkret.

Berdasarkan data yang dipaparkan Dinas Kesehatan, berikut adalah rapor hijau performa kesehatan di Kabupaten Rembang.

Jika lima tahun lalu kasus kematian ibu selalu menyentuh angka di atas 10 kasus, pada tahun 2025 angka tersebut berhasil ditekan hingga hanya 5 kasus, menjadi yang terendah sepanjang sejarah Kabupaten Rembang.

Kasus kematian bayi terus mengalami penurunan konsisten dan kini berhasil ditekan hingga berada di bawah 100 kasus per tahun.

Berhasil turun dari angka 15,8 persen (berdasarkan data SSGI 2024) menjadi 12,8 persen pada tahun ini.

​“Penurunan ini harus terus kita dorong. Anak-anak yang terbebas dari stunting akan tumbuh lebih optimal dan menjadi generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kemeriahan Ultah SMAN 1 Kayen, Siswa Bawakan Pentas Budaya Pati 

​Ke depan, tantangan bidan dipastikan akan semakin luas.

Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang saat ini tengah menggenjot penguatan layanan kesehatan primer melalui optimalisasi peran Posyandu.

​Dalam program ini, IBI diharapkan menjadi motor penggerak dengan terus meningkatkan kompetensi anggotanya.

Tak hanya fokus pada ibu dan anak, peran bidan kini juga diperluas untuk mendukung Program eliminasi Tuberkulosis (TBC) dan ​Pelaksanaan layanan Cek Kesehatan Gratis langsung di tengah masyarakat.

​Sementara itu, Ketua IBI Kabupaten Rembang, Sri Sulastri, menjelaskan bahwa perayaan HUT ke-75 IBI tahun ini dikemas lewat berbagai aksi nyata dan perlombaan.

Mulai dari bakti sosial pelayanan KB, anjangsana ke bidan purna tugas, hingga lomba paduan suara.

​Bagi Sri, momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan wadah untuk membakar kembali semangat pengabdian seluruh anggotanya.

​“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan kembali makna pengabdian bidan sebagaimana tertuang dalam Mars IBI. Bidan bekerja dengan tulus dan menjadi garda terdepan dalam penanganan AKI, AKB, serta berperan aktif dalam seluruh siklus kehidupan manusia,” pungkas Sri.

​Melalui momentum HUT ke-75 ini, sinergi antara Pemkab Rembang dan IBI diharapkan semakin solid, demi mewujudkan masyarakat Rembang yang lebih sehat dan bebas stunting.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini