Foto: Turnamen Olahraga Domino Mahple Club 2026 di Balai Kegiatan Warga Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri Jepara (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Pasca resmi diakui sebagai cabang olahraga (Cabor) prestasi oleh KONI Pusat, domino mulai unjuk gigi di Kabupaten Jepara.
Langkah awal pembinaan ini ditandai dengan digelarnya Turnamen Olahraga Domino Mahple Club 2026 di Balai Kegiatan Warga Desa Bangsri, Kecamatan Bangsri.
Ajang yang berlangsung selama dua hari tersebut, menjadi kompetisi domino resmi pertama yang pernah diselenggarakan di Bumi Kartini.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Mahple Club, Heru Setyawan, mengungkapkan bahwa kompetisi ini digelar untuk mewadahi minat besar masyarakat.
Lebih dari itu, turnamen ini membawa misi besar untuk mengikis stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino.
“Melalui wadah olahraga resmi, kami ingin mengubah pandangan masyarakat agar melihat domino secara lebih positif, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet lokal yang berprestasi,” ujar Heru, Rabu (24/6/2026).
Ia menambahkan, domino sebenarnya memiliki nilai edukasi yang tinggi karena menuntut kemampuan berhitung, adu strategi, serta konsentrasi tingkat tinggi.
Antusiasme warga terhadap turnamen perdana ini terbukti sangat tinggi.
Kuota target 12 tim langsung terpenuhi dalam waktu singkat.
Bahkan, panitia terpaksa menolak sejumlah calon peserta karena pendaftaran telah ditutup pasca pelaksanaan technical meeting.
Saat ini, cabor domino bernaung di bawah Federasi Olahraga Domino Indonesia (FODI) dan telah mengantongi dukungan resmi dari KONI, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), serta Kemenpora.
“KONI Pusat sendiri telah menetapkan domino sebagai Cabor resmi sejak 21 Mei 2026,” tambah Heru.
Bagi Heru, pengakuan resmi ini menjadi peluang, sekaligus tantangan untuk memperluas pembinaan di tingkat daerah lewat sosialisasi yang masif.
Setelah kompetisi sengit selama dua hari, Tim Nyidamsari yang diperkuat oleh Satwoto dan Bisri keluar sebagai juara pertama.
Posisi kedua ditempati oleh Tim Perumnas (Ery Susbandi/Heru Setyawan), disusul oleh Tim Guyangan Racing (Sophian/Sotor) di peringkat ketiga.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar