Foto: Ilustrasi domba di kandang (Mondes/Istimewa) PATI – Mondes.co.id | Minat generasi muda untuk terjun ke sektor peternakan di Kabupaten Pati masih tergolong rendah.
Banyak anak muda yang menganggap pekerjaan di bidang peternakan maupun pertanian kurang menarik dibanding profesi lainnya.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati, Andi Hirawadi, mengatakan regenerasi peternak menjadi salah satu tantangan yang dihadapi saat ini.
“Untuk saat ini minat pemuda tani tidak sebanyak yang kita bayangkan. Mungkin mereka beranggapan pekerjaan peternak itu kotor, tidak elit, misalnya seperti itu,” ujarnya, Senin, 15 Juni 2026.
Menurut Andi, kondisi tersebut tidak hanya terjadi pada sektor peternakan, namun juga pertanian secara umum.
Ketertarikan generasi muda terhadap kedua sektor tersebut masih relatif rendah.
Guna mengatasi persoalan tersebut, Dispertan Kabupaten Pati berupaya mendorong keterlibatan anak muda melalui berbagai kegiatan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, salah satunya dengan menggelar kontes kambing dan domba.
“Kami menggerakkan peternak-peternak yang masih muda. Misalnya ada kontes kambing dan kontes domba yang kami khususkan untuk anak-anak muda agar mereka lebih semangat,” jelasnya.
Ia menuturkan, hewan ternak yang berhasil meraih prestasi dalam kontes, memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi dibandingkan ternak biasa.
Kondisi itu diharapkan dapat membuka pandangan generasi muda bahwa sektor peternakan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.
“Harga hewan yang dikonteskan itu nilai ekonominya tinggi. Setelah menang kontes, nilai jualnya juga meningkat dan cukup menjanjikan,” katanya.
Andi menyebut, pada tahun lalu telah digelar kontes domba di Kecamatan Tayu dan kontes kambing di Kecamatan Gembong.
Kegiatan tersebut mendapat antusiasme cukup tinggi dari kalangan peternak muda.
“Kontes domba di Tayu dan kontes kambing di Gembong banyak diikuti anak-anak muda. Melalui kegiatan seperti ini kami ingin menunjukkan bahwa usaha peternakan juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi,” pungkasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar