Libatkan Seluruh Civitas, SMKN 2 Trenggalek Gelar Agenda Besar

waktu baca 3 menit
Senin, 15 Jun 2026 16:17 0 36 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | SMKN 2 Trenggalek secara khusus melaksanakan rangkaian kegiatan di lingkungan sekolah.

Dengan melibatkan seluruh civitas, tujuan utamanya untuk memadukan kompetensi serta kreativitas siswa antar maupun lintas jurusan.

Termasuk, sebagai sarana edukasi refreshing (konsep penyegaran pembalajaran), sekaligus salah satu strategi dalam upaya menyerap lulusan ke dunia industri.

Melalui Gelar Karya bertema unik, para peserta secara tidak langsung didorong agar menampilkan ide-ide mereka, bahkan yang di luar bidang keahliannya.

Sehingga, agenda tersebut bisa menjadi ruang terbuka menunjukan potensi siswa.

Kepada Mondes.co.id, Kepala SMKN 2 Trenggalek, Masrur Hanapi, mengatakan jika tujuan substansial pelaksanakan acara ini adalah memberikan fasilitasi agar ada keberimbangan antara kemampuan kognitif dan afektif.

“Untuk keseimbangan antara kognitif dan afektif siswa. Ketika bisa seimbang, maka prestasi akademis serta kemampuan psikomotorik akan optimal,” sebut Masrur Hanapi, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut dia, Visi SMKN 2 Trenggalek sebagai lembaga vokasi adalah mengeksplorasi otak kiri (hard skill) dan otak kanan (soft skill & kreativitas) secara proporsional.

Mayoritas, ketidakmampuan manusia menyelesaikan suatu permasalahan lebih dipengaruhi oleh kurangnya melatih diri dalam memaksimalkan fungsi otak.

Pasalnya, otak kiri lebih berfokus pada logika, analisis, verbal, atau pemikiran sekuensial.

Sedangkan otak sisi kanan, cenderung ke arah kreativitas, imajinasi, intuisi, seni, serta kemampuan spasial.

Karena itulah, tiap sekolah punya tanggung jawab moral mendidik, membina, melatih, ataupun menyediakan sarana prasarana bagi peserta didik memaksimalkan potensinya.

“Setelah semua berjalan baik, ada upaya lain menggugah potensi siswa. Yakni dengan mengupayakan kebahagiaan kolektif. Itu untuk memicu hormon epinefrin yang membantu memulihkan flash dan memunculkan ide-ide baru,” jelasnya.

BACA JUGA :  Polres Trenggalek Terima Kunjungan Bawaslu, Bahas Hal Ini

Lain sisi, masih kata Hanapi, sekolah juga konsern pada peningkatan keterserapan industri.

Targetnya, lebih dari 80% siswa sudah bekerja sebelum menerima ijazah.

Memenuhi itu, diselenggarakan job fair dengan menggandeng 28 industri besar yang membuka peluang rekrutmen bagi 2.100 lulusan.

Kemudian, Dinas Tenaga Kerja turut membantu memberikan layanan pembuatan kartu kuning (AK1) secara gratis bagi pencari kerja, serta pelatihan table manner dan prospek kerja.

“Targetnya, lulusan tahun ini maupun alumni yang belum terserap dapat bekerja sesuai bidang keahlian hanya dengan sertifikat kompetensi kerja. Alhamdulillah, jumlah siswa yang sudah terserap mendekati 340 orang (sebelumnya 337),” ujar dia.

Melalui rangkaian acara tersebut, Hanapi berharap lulusan SMKN 2 Trenggalek tidak hanya siap kerja, tetapi juga kreatif, bugar, dan mampu menciptakan peluang baru di masa depan.

Untuk sementara, memang agenda yang tergelar masih bersifat internal di lingkup SMKN 2 Trenggalek.

Pun begitu, ke depan tidak menutup kemungkinan akan dibuka luas dengan melibatkan pihak eksternal.

“Tahun depan dimungkinkan adanya acara bersama dengan sekolah lain, sudah direncanakan. Namun tetap diperlukan koordinasi ekstensif dengan pihak eksternal,” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini