Krenova 2026 Kabupaten Pati, Para Pelajar Lokal Tunjukkan Inovasi Berkualitas 

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Jun 2026 16:39 0 48 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) Kabupaten Pati 2026 menghadirkan berbagai penemuan pelajar yang menyita perhatian publik.

Inovasi tersebut menawarkan solusi nyata pada sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan digitalisasi pelayanan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menilai capaian peserta tahun ini menunjukkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.

Tiga peserta asal Kabupaten Pati, bahkan berhasil menembus jajaran finalis tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Pria yang akrab disapa Chandra itu, menyebut keberhasilan ini menjadi indikator kuat berkembangnya budaya riset dan inovasi di kalangan pelajar.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati berkomitmen memperluas ruang kompetisi agar lebih banyak gagasan kreatif bermunculan setiap tahun.

“Dari dua puluh finalis tingkat provinsi, tiga finalis berasal dari Kabupaten Pati tahun ini. Kondisi tersebut menunjukkan kreativitas anak-anak Pati berkembang sangat baik dan layak mendapatkan dukungan berkelanjutan,” tuturnya, usai menyerahkan penghargaan pemenang lomba di ruang rapat Pragola Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Pati, Kamis, 11 Juni 2026.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian pemerintah berupa aplikasi pemantauan aktivitas belajar siswa secara realtime.

Sistem tersebut memungkinkan orang tua memantau perkembangan akademik anak secara langsung melalui platform digital.

Aplikasi pendidikan yang dibuat berpotensi memperkuat hubungan antara sekolah dan lingkungan keluarga.

Orang tua dapat mengetahui tingkat konsentrasi belajar anak tanpa menunggu laporan hasil belajar berkala.

Selain sektor pendidikan, peserta juga menghadirkan alat rehabilitasi pasien pasca stroke yang memperoleh perhatian dewan juri.

BACA JUGA :  Jalan Desa dan Rumah Warga Papasan Rusak Diterjang Longsor

Inovasi kesehatan tersebut telah digunakan dalam praktik rehabilitasi pada salah satu rumah sakit di Semarang.

Peserta jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) turut menampilkan teknologi pendeteksi sumber air tanah untuk masyarakat.

Temuan itu dinilai relevan membantu wilayah rawan kekeringan yang masih ditemukan pada sejumlah kecamatan di Kabupaten Pati.

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Joni Kurnianto, menilai kualitas inovasi peserta memberikan optimisme terhadap masa depan daerah.

Ia melihat pelajar mampu menghasilkan solusi yang selama ini justru dibutuhkan pemerintah dan masyarakat.

“Saya seperti mendapat siraman semangat melihat ide-ide luar biasa dari pelajar Kabupaten Pati hari ini. Anak-anak harus terus kita dorong berinovasi agar menghasilkan karya produktif bagi pembangunan daerah,” urainya.

Joni menegaskan, DPRD Kabupaten Pati siap mendukung penguatan program inovasi melalui kebijakan dan dukungan anggaran yang memadai.

Ia berharap, Krenova tidak hanya menjadi ajang perlombaan tahunan, tetapi juga inkubator lahirnya solusi pembangunan berbasis teknologi.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini