Dalang Cilik Perempuan di Jepara Memukau Penonton

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2026 10:28 0 48 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Pertunjukan dua dalang cilik perempuan memukau di Pendopo Kabupaten Jepara.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Dua dalang cilik ini tampil di acara Soft Opening and Art Heritage Performance Art yang digelar di Museum R.A Kartini, baru-baru ini.

Dua dalang cilik binaan Sanggar Prabakusuma Jepara yang tampil yaitu Nafitha Agustina Ramadhani (13) dan Dayu Vita Asih Widayasti (16).

Keduanya sukses menyita perhatian publik.

ketua pgri

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar, Sekda Jepara Ary Bachtiar, Kadisparbud Jepara Ali Hidayat, dan Dirut Perumda Aneka Usaha Wike Dwi Utomo.

Dalam kesempatan itu, Kepala Disparbud Jepara, Ali Hidayat berkesempatan tampil spontanitas memainkan wayang bersama dua dalang cilik.

Kemudian, ditutup dengan lagu Koyo Jogya Istimewa milik Ndarboy Genk yang digubah menjadi Jepara istimewa.

Art Haritage Performance Art sendiri adalah upaya menghidupkan kembali fungsi museum menjadi ruang kreativitas, pelestarian budaya, dan penggerak ekonomi seni masyarakat.

Dirut Perumda Aneka Usaha Wike Dwi Utomo, mengatakan dalam pertunjukan kali ini semua tiket ludes terjual.

Panitia setidaknya membuat 2.000 tiket untuk masyarakat agar bisa menyaksikan pertunjukan wayang di Pendopo Kabupaten Jepara.

Mereka juga mendapatkan minuman kopi dan snack, serta gratis masuk ke Museum R.A Kartini di Pendopo Kabupaten Jepara.

“Alhamdulillah semua tiket yang disediakan panitia terjual habis,” kata Wike.

Dirut Perumda Aneka Usaha Wike Dwi Utomo, mengatakan antusias para penonton terkait pertunjukan pentas wayang di Pendopo Kabupaten Jepara, luar biasa.

BACA JUGA :  Semuria Meriah, Tampilkan Beragam Atraksi Budaya 

Kegiatan ini menandakan masyarakat peduli terhadap seniman dan budayawan, khususnya kesenian wayang.

“Kita berharap seniman wayang ini terus berkembang,” kata dia.

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar, berharap pendopo Kabupaten ini menjadi ruang bagi masyarakat Jepara.

“Malam ini kita lihat bakat-bakat luar biasa para dalang cilik Jepara,” katanya.

Kepala Disparbud Jepara Ali Hidayat, mengatakan kehadiran dalang perempuan usia dini ini dinilai sebagai langkah progresif dalam membuka ruang inklusivitas di dunia pedalangan yang selama ini identik dengan laki-laki.

“Anak-anak luar biasa mempu menggerakkan wayang yang selaras dengan gamelan,” katanya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini