ramadan 2026

Pemkab Rembang Perkuat Mutu Pendidikan

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Mar 2026 09:39 0 21 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) resmi menyelenggarakan program pembekalan intensif bagi 47 kepala sekolah jenjang SD dan SMP yang baru dilantik.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Dindikpora Rembang ini dimulai pada Selasa (3/3/2026) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan kepemimpinan di satuan pendidikan.

​Kepala Bidang Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Dindikpora Rembang, Chrismastuti, menjelaskan bahwa pembekalan ini menggunakan metode in-on-in yang memadukan teori dan praktik lapangan secara komprehensif.

Tahap In 1 (3–5 Maret 2026), peserta mendapatkan materi penguatan manajerial sekolah, jiwa kewirausahaan, serta kompetensi kepemimpinan.

Tahap On (Maret–April 2026), para peserta langsung menerapkan program yang telah disusun di sekolah masing-masing dengan bimbingan dari kepala sekolah mentor.

Tahap In 2, peserta akan mempresentasikan hasil implementasi program di hadapan Dindikpora sebagai bentuk evaluasi dan penyempurnaan.

​“Target kami adalah agar kepala sekolah memiliki pengetahuan yang lebih kuat dan kompetensi yang meningkat, terutama dalam hal tata kelola manajerial dan kewirausahaan di sekolah,” jelas Chrismastuti.

​Dari total 47 peserta, tercatat 43 orang merupakan kepala sekolah SD dan 4 orang kepala sekolah SMP.

Meski pelantikan telah dilakukan, tantangan pemenuhan posisi kepala sekolah masih menjadi perhatian serius bagi legislatif.

​Anggota Komisi IV DPRD Rembang, Puji Santoso, mengungkapkan bahwa saat ini Kabupaten Rembang masih mengalami kekurangan sekitar 43 kepala sekolah, khususnya pada jenjang SD.

Ia menyoroti rendahnya minat guru untuk menduduki jabatan kepala sekolah yang dipengaruhi oleh faktor beban kerja dan struktur tunjangan.

BACA JUGA :  DPC Gerindra Minta Usut Tuntas Aksi Anarko saat May Day di Semarang 

​”Beberapa guru merasa lebih nyaman menjadi guru biasa karena pertimbangan Tunjangan Profesi Guru (TPG) ke-13 dan ke-14, sementara tambahan tunjangan untuk kepala sekolah dirasa masih terbatas,” ungkap Puji.

Namun, ia menambahkan bahwa sistem pencairan TPG kini sudah lebih baik karena langsung ditransfer dari pusat ke rekening penerima.

​Pihak DPRD berharap, 47 kepala sekolah yang mengikuti pembekalan ini dapat menjadi garda terdepan dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama di wilayah perdesaan.

Profesionalisme dan inovasi pembelajaran diharapkan muncul dari kepemimpinan baru ini agar seluruh program pendidikan di Kabupaten Rembang berjalan optimal.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini