Foto: Suasana stan UMKM di Festival Ramadan Pati (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Festival Ramadan di Kabupaten Pati merupakan acara tahunan yang digelar selama bulan puasa.
Berlangsung di halaman Stadion Joyokusumo Pati sejak 28 Februari sampai 15 Maret 2026.
Festival Ramadan sudah berlangsung sejak 2024.
Kini, ada 50 stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari Kabupaten Pati maupun luar daerah yang berjualan kuliner dan wahana permainan.
Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati, Siti Subiati, adanya Festival Ramadan, membawa berkah bagi UMKM di Bumi Mina Tani.
Pasalnya, peningkatan kebutuhan konsumsi makanan dan minuman, membuat dagangan mereka laris.
“Bagi UMKM di Kabupaten Pati, kehadiran festival ini membawa dampak positif yang signifikan, terutama karena Ramadan adalah periode peningkatan konsumsi makanan atau minuman dan produk kebutuhan harian. Festival ini melibatkan puluhan stan UMKM dari Pati dan luar, sekitar Karesidenan Pati, ada kuliner takjil untuk berbuka puasa, hiburan musik, lomba-lomba, wahana permainan,” paparnya kepada Mondes.co.id, Senin, 2 Maret 2026.
Dampak positif bagi UMKM di Festival Ramadan ini yakni peningkatan penjualan dan omzet.
Kemudian, peningkatan promosi dan branding produk UMKM lokal.
Ia memaparkan bahwa kesempatan membuka lapak dagangan, menyebabkan roda perekonomian di level kelas menengah ke bawah terjadi.
Selama beberapa pekan ke depan, para pelaku usaha ini akan mengalami kenaikan penghasilan.
Apalagi, festival ini dikunjungi ribuan pengunjung.
“UMKM mendapat kesempatan jualan langsung ke ribuan pengunjung setiap hari, buka dari sore hingga malam. Banyak UMKM kuliner seperti takjil dan makanan berat, fashion, kerajinan tangan, dan produk lokal yang laris. Acara ini memutar roda ekonomi lokal dan memberikan tambahan penghasilan signifikan selama 2 sampai 3 minggu,” jelas Atik, sapaannya.
Lebih lanjut, promosi dan branding produk ini membuat masyarakat tahu produk yang dijajakan dan tertarik berkunjung membeli produk.
“UMKM lokal bahkan dari luar daerah bisa memperkenalkan produk ke masyarakat luas. Ini membantu brand dan potensi pelanggan baru pasca-Ramadan,” ujarnya.
Tujuan Festival Ramadan memajukan UMKM yakni menumbuhkan ekonomi dan geliat potensi Bumi Mina Tani.
“Ada harapan event seperti ini terus digelar untuk perkembangan berkelanjutan,” ungkap Atik.
Sebagai informasi, Dinkop dan UMKM Kabupaten Pati mencatat ada sebanyak usaha 15.824 usaha mikro, 954 usaha kecil, dan 80 usaha menengah.
Jumlah tersebut dihimpun pada tahun 2025.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar