Foto: Pemain Persijap Jepara Rahmat Hidayat yang kolaps saat lawan Persebaya Surabaya di Super League (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Pertandingan antara Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya memperlihatkan pemandangan yang tidak biasa.
Momen menegangkan terjadi pada pertengahan babak kedua ketika Rahmat Hidayat, pemain Persijap mendadak roboh di tengah lapangan.
Dalam tayangan ulang, setelah pertahanan Persijap melakukan clearance, Rahmat masih sempat joging menjaga garis pertahanan.
Namun, setelah itu Rahmat mengangkat tangan, seolah memberikan gestur khusus, sebelum roboh di lapangan.
Tim medis segera mendatangi Rahmat, kemudian sang pemain diletakkan di tandu.
Guarrotxena sempat memberikan bantuan dengan mengipaskan jersey ke arah Rahmat.
Lantaran kondisi rahmat tidak kunjung membaik, tim medis meminta ambulans masuk ke lapangan.
Rahmat Hidayat langsung dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Pemain Persijap ini mengalami kolaps saat lawan Persebaya Surabaya Sabtu (21/2/2026) malam.
Dokter tim Persijap Ary Setiawan, mengatakan diagnosa Rahmat terkena hipoglikemia dan hipokalemia.
Tim medis langsung mengecek kondisi jantung dan saturasi oksigen pasca Rahmat mengalami kolaps di lapangan.
“Rahmat sempat black out di lapangan. Terus kita evaluasi, kita cek jantungnya, kita cek saturasi oksigennya sudah ada perbaikan di rumah sakit,” kata Ary Setiawan, kemarin.
Saat ini, Rahmat Hidayat sudah dipulangkan dari rumah sakit.
Namun demikian, ia masih dalam pemantauan dokter.
“Sudah pulang dari rumah sakit dan kembali ke mess pemain. Kondisinya sudah membaik, namun masik pemantauan dokter,” katanya.
Rahmat Hidayat jadi salah satu pemain andalan Persijap musim ini.
Pemain 23 tahun itu sudah tampil dalam 20 pertandingan untuk Laskar Kalinyamat dengan menit bermain sebanyak 1.610.
Dilaporkan, kini Rahmat Hidayat sudah dalam kondisi yang stabil, meski terus dilakukan observasi.
Sebagai informasi, laga Persijap lawan Persebaya berlangsung pada Sabtu (21/2/2026) malam.
Pada kompetisi tersebut, Persijap Jepara memperagakan permainan Kill The Game saat menghadapi tim tangguh Persebaya Surabaya.
Alhasil, tim Elang Putih Persijap Jepara mampu membuat Bajul Ijo Persebaya tidak berdaya.
Persijap unggul 3-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara.
Tim anak asuh Bernardo Tavares ini dibuat tak berdaya oleh Persijap selama 90 menit pertandingan.
Seluruh serangan yang dibangun Persebaya mampu dibaca.
Lini belakang Bajul Ijo dengan mudah diobrak-abrik oleh Wahyu Hamisi dan kawan-kawan.
Gawang Persebaya yang dijaga oleh Ernando Ari Sutaryadi jebol untuk pertama kali pada menit ke-32 setelah gagal membendung tendangan Iker Guarrotxena hasil kombinasi manis dengan Lucas Morelatto.
Gol pemain asal Spanyol itu, mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Persebaya berusaha meningkatkan intensitas serengan.
Tapi usaha yang digencarkan Bruno Moreira dan tim ke arah gawang Persijap masih bisa diamankan oleh Sendri Johansah kiper.
Persebaya gagal memperkecil kedudukan, dan skor 1-0 itu bertahan hingga turun minum.
Beranjak ke babak kedua, Persebaya tampil lebih menekan, namun lagi-lagi kreasi serangan yang dibangun anak asuh Tavares dengan mudah digagalkan skuad Laskar Kalinyamat.
Tidak mampu menyamakan kedudukan, Persebaya justru kecolongan pada menit ke-71 setelah tendangan Alexis Gomez setelah melewati tiga pemain mengalir deras ke gawang Persebaya.
Skor berubah menjadi 2-0 untuk Persijap.
Persebaya semakin sempoyongan menghadapi Persijap yang dinahkodai Mario Lemos.
Tekanan yang dilancarkan Gali Freitas hingga Francisco Rivera tidak bisa membongkar pertahanan Laskar Kalinyamat.
Pada menit 90+4 Persebaya mendapat angin segar setelah wasit memberi hadiah penalti imbas pelanggaran pemain Persijap Alexis terhadap Gali Freitas di dalam kotak terlarang.
Bruno Moreira yang menjadi algojo sukses menjawab kepercayaan tim dengan mencetak gol.
Skor menjadi 2-1, skuad Bajul Ijo memperkecil kedudukan.
Namun sayang, gol lewat titik putih penalti itu hanya menjadi gol hiburan semata, setelah Persijap kill the game menit 90+11 lewat finishing Iker Guarrotxena.
Kombinasi umpan silang antara Iker dengan Alexis Gomez menutup rangkain pesta kemenangan Persijap atas Persebaya 3-1.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar