Siswa SMPN 2 Rembang Serbu Taman Kartini, Realisasi Sekolah Adiwiyata Mandiri

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2026 20:52 0 57 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Taman Kartini Rembang mendadak riuh dengan kehadiran ratusan siswa. Bukan sekadar rekreasi, sekitar 600 siswa dari 18 kelas SMP Negeri 2 Rembang turun langsung melakukan aksi nyata kepedulian lingkungan.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

 

Aksi ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar).

 

ketua pgri

​Sekretaris Dinbudpar Kabupaten Rembang, Isti Choma Wati, menyatakan bahwa inisiatif yang dilakukan SMPN 2 Rembang merupakan langkah konkret dalam memperluas tanggung jawab lingkungan dari lingkup sekolah ke ruang publik.

 

​”Mereka ingin menunjukkan bahwa sekolah dengan predikat Adiwiyata Menuju Mandiri ini bisa lebih eksis lagi. Tidak hanya melestarikan lingkungan di dalam sekolah, tetapi juga luar sekolah,” ujar Isti Choma Wati saat ditemui di Kantornya, Senin (27/4/2026).

 

​Menurut Isti, pemilihan Taman Kartini sebagai lokasi kegiatan sangatlah tepat mengingat objek wisata ini sedang menjadi perhatian masyarakat.

 

Ia memuji kekompakan tim yang terdiri dari Kepala Sekolah, guru, hingga tim Adiwiyata yang mampu menggerakkan ratusan siswa untuk sadar kebersihan.

 

​”Ini luar biasa sekali. Anak-anak SMPN 2 Rembang betul-betul menunjukkan mereka sadar lingkungan dan peduli kebersihan. Kami berharap langkah ini diikuti oleh sekolah-sekolah lain, terutama yang menyandang predikat Adiwiyata,” tambahnya.

​Aksi spontanitas namun terstruktur dari sekolah ini ternyata selaras dengan rencana strategis Dinbudpar.

 

Isti mengungkapkan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Kepala Dindikpora Kabupaten Rembang untuk mendorong sekolah-sekolah agar lebih peduli terhadap tempat-tempat strategis di Rembang.

BACA JUGA :  Satpol PP Gelar Operasi, Sisir Rumah Kos hingga Warung Kopi di Rembang

 

​”Jelas ini akan masuk program kerja kami. Sebetulnya kami sudah menyusun program kerja sama dengan Dindikpora, namun SMPN 2 Rembang sudah mengawali lebih dulu. Itu jauh lebih baik,” ungkapnya.

 

​Ke depannya, Dinbudpar berencana menjadikan Taman Kartini sebagai pusat kegiatan edukasi dan luar ruangan bagi siswa, mulai dari ​Kegiatan Senam Bersama,​Outbound Sekolah, ​Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK)

 

​Selain kegiatan siswa, Pemerintah Kabupaten Rembang mulai mengalihkan beberapa kegiatan dari Alun-Alun ke Taman Kartini.

 

Tercatat sudah dua kali kegiatan senam bersama tingkat kabupaten dilaksanakan di sini, yang juga dikolaborasikan dengan Pasar Murah dari Dintanpan serta aksi penghijauan dari Persit.

 

​”Kami ingin Taman Kartini dimanfaatkan secara maksimal. Sebelumnya sudah ada sekolah lain seperti SMPN 2 Pamotan yang bergerak di Pantai Balongan, atau sekolah-sekolah di wilayah Kragan dan Sluke yang menyasar Pantai Pasir Putih. Untuk di Taman Kartini, SMPN 2 Rembang adalah pionirnya,” pungkas Isti.

 

​Dengan gerakan ini, diharapkan objek wisata di Kabupaten Rembang tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga sarana edukasi karakter bagi generasi muda yang cinta lingkungan.

Redaksi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini