Foto: Ribuan buruh memperingati May Day di Pantai Bandengan (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Berbeda dengan aksi turun ke jalan yang identik dengan peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), ribuan buruh di Kabupaten Jepara memilih cara yang lebih bermakna dan menyejukkan.
Pada Jumat (1/5/2026), Lapangan Pantai Bandengan menjadi saksi bisu kebersamaan ribuan pekerja yang menggelar aksi sosial dan apel bersama.
Apel peringatan Hari Buruh Internasional dipimpin oleh Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar (Gus Hajar).
Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis.
Dalam amanatnya, Gus Hajar menegaskan pentingnya kolaborasi tripartit di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan tenaga kerja menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan produktif.
“Kita ingin ekosistem ketenagakerjaan di Jepara yang sehat dan produktif,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan capaian investasi di Jepara yang mencapai Rp1,995 triliun, dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 36.550 orang.
Selain itu, pada tahun 2025 tercatat tersedia 32.898 lowongan kerja serta pelatihan kompetensi bagi 452 pencari kerja.
Usai apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama, aksi bersih-bersih pantai, santunan sosial kepada Yayasan Bina Insani Jepara dan Yayasan Putri Aisyiyah Jepara, serta donor darah.
Gus Hajar menambahkan, peringatan May Day di Jepara berlangsung kondusif dan penuh semangat kebersamaan.
Ia berharap hubungan industrial di daerah tetap terjaga dengan baik.
“Kita ingin hubungan industrial di Jepara tetap guyub dan saling menguatkan,” tambahnya.
Adapun tema nasional May Day tahun ini adalah “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini.
Menurutnya, aksi bersih pantai sangat membantu kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Bandengan.
Sebagai kado spesial bagi para pekerja, Pemerintah Kabupaten Jepara memberikan kebijakan khusus pada hari tersebut.
“Sesuai surat permohonan Kepala Diskopnakertrans, spesial Hari buruh ini, bagi peserta, tiket masuk pantai kita gratiskan,” ungkap Ali
Perayaan May Day di Jepara tahun 2026 ini membuktikan bahwa aspirasi dan peringatan hari besar bisa dilakukan dengan cara yang kondusif, bermanfaat bagi masyarakat luas, sekaligus mempererat solidaritas antar sesama pekerja.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar