Ratusan Hektare Lahan Kritis, Jepara Komitmen Pulihkan Alam Lereng Muria

waktu baca 2 menit
Jumat, 24 Apr 2026 15:56 0 33 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara berkomitmen untuk memulihkan alam di Lereng Muria.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Salah satunya lewat Program “Jepara Menanam Jilid II Tahun 2026”.

Yakni dengan penanaman sebanyak 300 bibit pohon buah di Dukuh Suwengen, Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan Farikhah Elida.

ketua pgri

Program Jepara Menanam merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jepara dalam mengurangi luas lahan kritis, sekaligus meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Pemerintah bersama masyarakat telah menyepakati gerakan penanaman sebanyak 800 ribu bibit setiap tahun, dengan target mencapai 3,2 juta pohon dalam kurun waktu empat tahun.

Berbagai jenis tanaman ditanam dalam program ini, termasuk tanaman keras dan tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi.

Dengan demikian, kegiatan penghijauan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Di Desa Somosari sendiri, tercatat terdapat lahan kritis seluas 217 hektare.

Melalui program ini, diharapkan dapat menjadi upaya penyelamatan lingkungan dan menjaga keberlangsungan sumber mata air.

Serta sebagai langkah mitigasi terhadap potensi bencana longsor dan kerusakan alam yang lebih luas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Rini Padmini, menyampaikan bahwa Program Jepara Menanam akan menjadi agenda tahunan.

Penyediaan bibit dilakukan melalui persemaian DLH, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Jenis bibit yang disiapkan cukup beragam, mulai dari tanaman keras hingga tanaman buah seperti sengon, cemara laut, ketapang, alpukat, nangka, durian, mangga, tabebuya, matoa, dan sukun. Harapan kami, bibit-bibit ini tidak hanya ditanam, tetapi juga dipelihara hingga tumbuh kuat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Eco Book, Inovasi Media Pembelajaran Berbasis Lingkungan dengan Pengawetan Daun

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada masyarakat Desa Somosari atas partisipasinya dalam menjaga kelestarian alam di lereng Muria.

“Untuk seluruh elemen masyarakat, mari kita jadikan menanam sebagai gaya hidup. Jangan hanya semangat saat menanam, tetapi lebih semangat lagi dalam merawat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa tanaman yang ditanam tidak hanya berupa tanaman non-produktif, tetapi juga tanaman buah yang memiliki nilai ekonomi.

Hal ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang merawatnya.

“Sehingga yang merawat bisa mendapatkan nilai ekonomi. Jadi manfaatnya tidak hanya untuk lingkungan, tetapi juga untuk masyarakat,” tambahnya.

Melalui Program Jepara Menanam, Pemerintah Kabupaten Jepara menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini