Ratusan Calon Karyawan PT Sejin Fashion Indonesia Laksanakan Diklat Dengan Terapkan Prokes Ketat

PATI-Mondes.co.id| PT Sejin Fashion Indonesia (SFI) yang beralamat di Jalan Pati-Kudus tepat di Desa Wangunrejo Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati, Jawa Tengah, membuka lowongan pekerjaan beberapa waktu lalu. Saat ini SFI tengah melaksanakan diklat untuk pelatihan calon karyawan. Pada, Rabu (18/2/2021).

Dalam pelaksanaan diklat, PT SFI direncanakan berjalan selama 2 minggu kedepan. Hal ini merupakan upaya perusahaan dalam perekrutan karyawan, pihak managemen akan menyeleksi calon karyawan PT Sejin Fashion Indonesia terlebih dahulu sebelum di terima sebagai karyawan. Untuk peserta diklat sendiri sebanyak 150 calon karyawan.

Seperti yang dikatakan Widodo selaku HRD (Human Resources Development) yang ditemui awak media usai memberikan diklat kepada calon karyawan. Pihak perusahaan akan terus mengadakan perekrutan karyawan dengan melalui beberapa proses. Diklat yang di adakan, bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada calon perserta apa saja yang akan di kerjakan nantinya setelah diterima menjadi karyawan SFI.

“Proses perekrutan karyawan di PT Sejin Fashion Indonesia melalui berbagai tahapan, para pelamar akan menjadi perserta diklat terlebih dahulu, tujuan diadakan pelatihan calon karyawan guna untuk meberikan pembekalan apa yang nanti akan di kerjakan setelah diterima di perusahaan,” terang Widodo HRD PT Sejin Fashion Indonesia.

Sementara, Alle sihasalle Legal PT Sejin Fashion Indonesia menambahkan, dalam proses perekrutan karyawan pihak perusahaan tidak serta merta menerima karyawan begitu saja, menagement akan menilai kemampuan calon karyawan dengan benar-benar selektif sesuai apa yang menjadi bidangnya. Mengingat perusahaan garment tidak mungkin menerima karayawan tanpa mempunyai skill yang mumpuni. Tak hanya itu penerapan protokol kesehatan juga di terapkan saat pelaksanaan diklat.

“Untuk calon karyawan yang diterima, berarti mereka telah lulus mengikuti diklat sesuai bidangnya. Hal ini pihak perusahaan mempunyai pertimbangan khusus. Selain itu guna mencegah terjadinya penularan Covid-19, pelaksanaan diklat pihak perusahaan telah menerapkan prokes dengan ketat sesuai dengan anjuran Pemerintah,” imbuh Alle sihasalle.

Ditempat terpisah, koordinator wilayah barat Ormas Linduaji jolo sutro Pati juga ikut memantau penerapan protokol kesehatan saat diklat di PT SFI. Ketua Linduaji barat Doni Suntana menjelaskan, selama ini pihaknya ikut membantu dalam monitoring protokol kesehatan saat pelaksanaan diklat di PT SFI agar program Pemerintah dalam pemutusan penularan covid-19 bisa berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, dari pantauan selama diklat berjalan perusahaan garmen ini sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik sesuai anjuran Pemerintah, seperti halnya menerapkan 3 M. Tak hanya itu, pihak perusahaan juga telah melaksanakan rapidtest ke semua peserta diklat dan hasilnya negatif,” pungkas Doni suntana.

(Dony/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.