Foto: Prasasti candi Angin ikut pameran Tatah di Jakarta (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Kekayaan sejarah Kabupaten Jepara kembali mendapat panggung kehormatan di tingkat nasional.
Prasasti Candi Angin, salah satu koleksi berharga dari Museum R.A. Kartini Jepara, resmi diboyong ke Jakarta untuk menjadi bagian dalam pemeran bertajuk “Tatah 2026”.
Pameran digelar di Museum Nasional Indonesia mulai 29 April hingga 5 Juli 2026.
Dibuka langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon.
Ia menyoroti pencapaian artistik dan akar sejarah tradisi ukir Nusantara yang begitu panjang.
Karya-karya yang dipamerkan dalam TATAH 2026 menunjukkan tingkat keterampilan yang luar biasa.
Fadli berharap, pameran ini mampu membuka mata masyarakat luas bahwa talenta seniman Indonesia sangat luar biasa.
Di sisi lain, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengatakan Jepara tidak hanya menghasilkan produk, namun juga makna, identitas, dan peradaban.
Kehadiran Prasasti Candi Angin dalam pameran ini bukan tanpa alasan.
Subkor Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbud Jepara Lia Supardianik, menyampaikan pelibatan prasasti ini adalah upaya menunjukkan kepada publik bahwa Jepara memiliki fondasi peradaban yang sangat tua dan sakral.
Prasasti Candi Angin ini adalah sebuah batu yang ditulis menggunakan aksara dan bahasa Jawa kuno.
“Prasasti Candi Angin peninggalan bersejarah berbentuk batu persegi panjang yang ditemukan tahun 2013 di Dukuh Duplak, Desa Tempur, Keling, Jepara. Prasasti dari masa akhir Majapahit (abad XIII-XIV Masehi) ini memuat larangan poligami,” kata dia, Sabtu (2/5/2026).
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar