Petugas Gabungan Tutup 25 Bagunan Tempat Prostitusi di Desa Batusari Batangan

PATI-Mondes.co.id| Menindaklanjuti Komitmen dan Deklarasi bersama penutupan tempat prostitusi di Kabupaten Pati yang ditandatangani oleh Bupati Pati, Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, dan para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pati pada Rabu (18/8/2021).

Pada Selasa sore (24/8/2021) telah dilaksanakan kegiatan penutupan lokasi tempat karaoke yang diduga sebagai prostitusi terselubung yang berlokasi di Desa Batursari, Kecamatan Batangan.

Dihadiri langsung oleh Kepala Satpol PP Sugiyono, Kapolsek Batangan Agung Suharyono, Koramil Batangan, serta dihadiri oleh Kepala Diskominfo sebagai Koordinator Bidang Sosialisasi Tim Pencegahan dan Penanggulangan Prostitusi di Kabupaten Pati, yang diwakili oleh Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Endah Murwaningrum serta Kasi Pengelolaan Jaringan Komunikasi Publik, Mathitha Ranti HP.

Penutupan tersebut dilakukan dengan melakukan pemasangan banner yang berisi Himbauan Penutupan Tempat Prostitusi.

Di Desa Batursari sendiri terdapat sekitar 25 bangunan fisik tempat karaoke yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung dengan sekitar 30 – 40 orang penghuni atau pemandu karaoke. Pada saat Tim menuju lokasi, bangunan-bangunan itu sendiri sudah kosong dan ditinggalkan, karena pada masa PPKM sendiri sudah tidak diperkenankan tempat karaoke untuk buka.

Penutupan lokalisasi di Kabupaten Pati sendiri terbilang sangat kondusif dan tidak terlalu banyak kendala yang berarti karena berkat kerjasama semua pihak yang bersinergi dan Tim Pencegahan dan Penanggulangan Prostitusi Kabupaten Pati yang betul-betul berkomitmen Mewujudkan Kabupaten Pati yang Bersih dari Tempat Prostitusi dan Penyakit Masyarakat.

(*/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.