Foto: Kondisi ruas jalan di wilayah Kabupaten Rembang (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang terus memacu percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan fasilitas layanan kesehatan masyarakat.
Usai menyerahkan bantuan bagi korban bencana tanah longsor di Desa Gunungsari, Bupati Rembang H. Harno langsung meluncur ke Jakarta, demi mengawal sejumlah program prioritas daerah.
Langkah cepat tersebut, dilakukan untuk menindaklanjuti usulan strategis di sektor kesehatan, salah satunya terkait pengadaan alat kesehatan (Alkes) canggih, serta perencanaan peningkatan sarana rumah sakit pada tahun anggaran mendatang.
Harno mengungkapkan bahwa dirinya dijadwalkan bertemu langsung dengan Menteri Kesehatan (Menkes) RI pada Kamis (27/8/2026) untuk memaparkan pengajuan bantuan Alkes dan fasilitas penunjang medis lainnya.
”Insya Allah Kamis (27/8/2026) saya diundang Pak Menteri Kesehatan untuk membahas usulan kita. Salah satunya pengadaan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Saat ini di Rembang belum ada MRI, baru ada di kota-kota besar. Mudah-mudahan disetujui, sehingga warga Rembang yang membutuhkan pemeriksaan penyakit tertentu tidak perlu jauh-jauh lagi berobat ke Semarang,” ujar Bupati Harno.
Selain sektor kesehatan, Bupati Rembang juga memberikan penanganan serius terhadap berbagai persoalan infrastruktur jalan di kawasan pedesaan.
Menanggapi keluhan masyarakat mengenai kondisi jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dari Desa Meteseh menuju Kecamatan Kaliori, Harno menegaskan Pemkab Rembang sedang menyusun dan mengatur skema penganggaran secara cermat.
Mengenai lokasi tanah amblas, Bupati memastikan penanganan awal telah berjalan.
“Termasuk kemarin yang tanah amblas, alhamdulillah sudah diperbaiki walau pun belum diaspal, Tapi Insya Allah nanti juga akan diselesaikan,” jelasnya.
Bupati menerangkan bahwa penanganan jalan dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas tinggi.
Saat ini, tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sedang fokus menyelesaikan perbaikan jalan di Kecamatan Sale yang telah lama dikeluhkan warga.
”Hari ini PU sedang mengerjakan di Sale. Jalan di Sale ini sudah berbulan-bulan dikeluhkan warga, alhamdulillah mulai kemarin sudah dikerjakan dan Insya Allah dalam waktu sebulan bisa selesai. Nanti pengerjaannya akan merambat ke titik lain. Memang belum seluruhnya, karena kita menyesuaikan kemampuan anggaran. Apa yang dilaksanakan Bupati sejalan dengan Pak Kadis PU, bagaimana caranya anggaran yang ada difokuskan untuk mendahulukan yang paling mendesak,” terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Harno turut mengawasi penyaluran bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rembang.
Ia berharap, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat sesuai kesepakatan.
”Kepada Bapak/Ibu penerima bantuan BAZNAS, saya tambahi dan hanya senilai itulah yang bisa dicairkan. Semoga bisa segera turun dan tolong dikerjakan sesuai dengan apa yang sudah ditandatangani,” imbuhnya.
Mengakhiri agenda kegiatannya, Bupati Harno menyampaikan imbauan khusus kepada seluruh warga Kabupaten Rembang mengingat wilayahnya mulai memasuki musim kemarau.
Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap penggunaan api, guna mencegah terjadinya musibah kebakaran.
”Memasuki musim kemarau ini, saya harap seluruh masyarakat ekstra hati-hati dan menjaga penggunaan api di rumah maupun di lingkungan sekitar, karena kondisi cuaca saat ini sangat rawan memicu kebakaran,” tutup Bupati.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini