Antisipasi Dampak Hidrometeorologi, Polres Trenggalek Optimalkan Mitigasi Jalur Nasional Tugu

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Nov 2026 16:41 0 40 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Guna meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi, tiap potensi harus diantisipasi bersama.

gempur rokok ilegal rembang

Terlebih, peristiwa banjir dan tanah longsor sudah berulang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek.

Memastikan hal tersebut, jajaran Polres Trenggalek pun turut bergerak cepat meningkatkan kewaspadaan.

Hal ini sebagai wujud nyata komitmen terkait tanggap bencana, demi menjamin keselamatan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Kesiapsiagaan dimaksud tidak lepas dari kondisi geografis serta kontur tanah Bumi Menak Sopal, karena dinilai cukup rentan terhadap ancaman bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Kapolres Trenggalek, AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijay,a sebagai pengampu kewilayahan bidang kamtibmas, beserta tim turut melakukan berbagai langkah strategis.

Di antaranya, dengan turun langsung mengecek situasi dan kondisi terkini jalan nasional Trenggalek–Ponorogo, tepatnya di KM 16 Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek yang menjadi salah satu titik prioritas.

“Saat intensitas hujan tinggi beberapa waktu lalu, titik ini sempat mengalami longsor berskala besar hingga menutup badan jalan. Kondisi tersebut menyebabkan jalur tertutup total,” sebut Kapolres, Senin, 2 November 2026.

Dikatakan AKBP Rizky, akses tersebut merupakan urat nadi utama yang menghubungkan Kabupaten Trenggalek dengan Kabupaten Ponorogo maupun sebaliknya.

Gangguan sekecil apa pun akan berdampak sistemik, tidak hanya pada mobilitas warga, namun juga pada roda perekonomian sekitar mataram barat.

Maka, diperlukan kajian maupun analisis mendala, guna melihat kelayakan teknis tanggul penahan tanah (TPT).

Sekaligus memetakan area-area kritis lain yang memiliki indeks kerawanan longsor tinggi.

BACA JUGA :  Dandim Pati Nyatakan Tabuh Genderang Perang Lawan Judi Online

“Langkah preventif ini adalah wujud mitigasi strategis kita dalam menghadapi puncak musim penghujan mendatang,” imbuhnya.

AKBP Rizky juga menandaskan, sebagai langkah awal yang konkret, pihaknya akan segera berkoordinasi secara intensif dengan para stakeholders.

Yakni BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum, demi merumuskan formula penanganan serta pencegahan yang lebih komprehensif.

Mencakup, kesiapan infrastruktur evakuasi, skenario rekayasa lalu lintas, penyiapan jalur alternatif saat kondisi kontinjensi, hingga penyediaan alat berat di titik siaga.

“Harapan besarnya, tentu Kabupaten Trenggalek senantiasa aman dan terhindar dari segala bentuk bencana alam. Pun begitu, kewaspadaan tidak boleh kendur. Seluruh langkah antisipatif harus dipersiapkan secara matang untuk menghadapi berbagai dinamika alam di lapangan,” pungkas lulusan Akpol 2006 itu.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini