selamat hari bhayangkara ke 78

Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Bersama Kapal Terbalik di Pulau Parang

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Mei 2023 11:10 0 378 mondes

JEPARA – Mondes.co.id | Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan oleh nelayan di Perairan Pulau Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Saat ditemukan posisi mayat berada di dalam dek perahu yang terbalik.

Petinggi Desa Parang Kecamatan Karimunjawa Zaenal Arifin mengatakan, penemuan mayat laki-laki yang diduga nelayan tersebut diketahui pada Senin kemarin.

Saat itu, nelayan Karimunjawa digegerkan dengan penemuan kapal yang terbalik. Setelah diperiksa ternyata di dalam kapal tersebut terdapat mayat laki-laki yang sebagian telah membusuk.

“Selanjutnya kami bawa untuk ke daratan,” kata Zaenal Arifin, Selasa 9 Mei 2023.

Kapal yang ditemukan tersebut berwarna biru dan bawahnya merah serta terdapat tulisan kecil di pengering (kasteroit) Toretu rembata pernah di sini.

Kapal pertama kali ditemukan Muslimin warga RT 1 RW 1. Dijelaskan, sebenarnya, kapal terbalik itu diketahui pada Kamis 4 Mei 2023 pukul 15.00 WIB. Saat itu Muslimin sedang mencari ikan dengan alat tangkap bubu.

Namun, pada Sabtu 6 Mei 2023 kapal baru bisa dikandaskan di sebelah selatan dermaga barat Pulau Parang. Atau sekitar 300 meter. Kapal tersebut ditarik oleh lima kapal nelayan.

“Pada hari Senin 8 Mei 2023 pukul 14.00 WIB baru tiba di Perairan Pulau Parang,” ujarnya.

Setelah kapal posisi berlabuh di perairan Parang, dua Anak Buah Kapal (ABK), kapal nelayan yang menarik melakukan pengecekan penyelaman kapal yang mengambang terbalik.

Nelayan tersebut yaitu Anwar Sanusi dan Ahmad Sofi’i. Saat menata tali agar kapal aman mereka terkejut karena didekat bah kapal terdapat mayat laki-laki yang sudah membusuk. Selanjutnya mayat diangkat dan dilaporkan ke Balai Desa Parang.

Baca Juga:  Perda RTRW Berikan Ruang untuk Industri Mebel di Jepara 

Menurut keterangan pihak medis, mayat berjenis kelamin laki-laki dan memakai celana jeans warna hitam.

Mengingat kondisi mayat yang susah rusak, akhirnya diputuskan untuk dimakamkan di pemakaman umum Desa Parang. (Ar/Dr)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini