Foto: Kondisi sampah menumpuk di Juwana (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati senantiasa berupaya untuk membersihkan sampah dan limbah secara masif.
Terbukti, tiap Jumat, pihaknya melakukan Gerakan Indonesia ASRI.
Menurut Pejabat Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan DLH Kabupaten Pati, Ragil Nur Wahyudi, Gerakan Indonesia ASRI telah berjalan dengan optimal.
Setiap pegawai kantor instansi pemerintah daerah (Pemda) melakukan bersih-bersih di kawasan sekitar.
Bahkan, ia juga meminta insan pers dalam menggemakan kampanye ini.
“Kami berharap bisa bekerja sama dengan wartawan agar sosialisasi ini bisa lebih kompleks kepada semua elemen,” terangnya, Jumat, 24 April 2026.
Ia menerangkan, masih banyak sampah dan limbah yang berserakan mengotori Bumi Mina Tani.
Maka dari itu, perlu disiasati secara bijak.
Banyak masyarakat yang kurang memahami bedanya sampah dan limbah.
“Permasalahan limbah dan sampah sering disalahartikan. Cirinya sampah biasanya berbentuk padat, sedangkan limbah cair,” terang Ragil.
Secara spesifik, Ragil juga menjelaskan arti sampah rumah tangga.
Menurut penjelasannya, sampah rumah tangga adalah sisa yang dihasilkan dari kegiatan sehari-hari di rumah.
“Misalnya sampah rumah tangga adalah sisa yang dihasilkan dari kegiatan sehari-hari,” ucapnya.
Ia menyebut, per hari ada ratusan ton sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Kabupaten Pati.
Oleh sebab itu, masyarakat perlu bijak dalam mengelola sampah.
“Di Kabupaten Pati 697 ton per hari. Berdasarkan jumlah penduduk dengan estimasi setiap orang menghasilkan setengah kilogram sampah,” tandasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar