Kuota Belum Terpenuhi, Sekolah Rakyat Jepara Masih Kekurangan 24 Siswa SD

waktu baca 2 menit
Rabu, 8 Jul 2026 15:46 0 228 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Suwawal, Kecamatan Pakisaji, dijadwalkan mulai berjalan pada pertengahan Juli 2026.

gempur rokok ilegal rembang

Namun, menjelang hari pertama masuk sekolah, kuota untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) diketahui masih belum terpenuhi.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, mengungkapkan bahwa hingga pekan lalu, jumlah siswa SD yang terdaftar baru mencapai 66 orang.

Artinya, sekolah gratis berasrama ini masih kekurangan 24 siswa untuk memenuhi target kuota yang ditetapkan.

“SD tiga rombel, SMP tiga rombel, SMA tiga rombel. Satu rombel 30 siswa, jadi setiap angkatan ada 90 siswa,” ujar Witiarso.

Khusus untuk jenjang SD, kuota peserta didik baru memang belum terpenuhi dari total daya tampung 90 siswa tersebut.

Secara keseluruhan, program andalan Presiden Prabowo Subianto ini membuka pendaftaran untuk kelas 1 SD, kelas 1 SMP, dan kelas 1 SMA pada tahun pertamanya.

Jika ditotal, ada 270 kuota siswa yang disediakan untuk jenjang dasar, menengah, dan atas.

“Sekolah Rakyat mulai masuk 13 Juli dengan Kurikulum 2026,” tambah Witiarso.

Untuk mengejar kekurangan 24 siswa SD tersebut, petugas Program Keluarga Harapan (PKH) bersama Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermades) Kabupaten Jepara kini aktif melakukan jemput bola.

Mereka menyisir anak-anak dari keluarga yang masuk kategori desil 1 dan 2 agar bisa segera ditampung di Sekolah Rakyat.

Witiarso juga mengimbau bagi keluarga yang memenuhi kriteria desil 1 dan 2 namun belum terdata oleh petugas, agar bersedia mendaftarkan putra-putrinya secara mandiri.

BACA JUGA :  KUA Gunungwungkal Terapkan Anjuran Tanam Pohon untuk Calon Pengantin

“Yang memenuhi syarat silakan mendaftarkan anaknya (bisa ke petugas PKH di desanya atau ke Dinsospermades Jepara). Sekolah ini gratis, fasilitasnya juga bagus dan lengkap,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Rintisan Jepara, Asri Linda Listyaningrum, menjelaskan bahwa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadwalkan berlangsung pada 14-31 Juli 2026.

Seluruh siswa baru dari jenjang SD, SMP, dan SMA akan menerima berbagai materi adaptasi selama periode tersebut.

“Rencananya MPLS di Sekolah Rakyat Pakisaji. Kita menunggu informasi dari sana. Kalau 75 siswa SR di BLK Pecangaan ini masih libur sekolah, jadi di sini kosong,” jelas Linda.

Linda sangat berharap sisa kekurangan kuota siswa SD dapat segera terpenuhi sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai.

Hal ini penting agar seluruh program bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu ini bisa berjalan serentak dan optimal.

“Kalau semisal ada yang daftar langsung ke Sekolah Rakyat juga bisa, tapi tetap (melalui proses verifikasi kriteria),” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini