Kabupaten Pati Gelar Kompetisi Menulis Kearifan Lokal

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Mei 2026 16:11 0 28 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Pati menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Lokal.

Pertemuan pertama yang diikuti 50 peserta ini dihelat pada Senin, 11 Mei 2026 di Aula Kantor Dinas Arpus Kabupaten Pati.

Kegiatan bertujuan menjaring dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mendokumentasikan kekayaan budaya yang ada di Bumi Mina Tani.

Kepala Dinas Arpus Kabupaten Pati, Sukardi, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat luar biasa.

Meskipun pendaftaran dibuka selama dua pekan, kuota peserta sudah terpenuhi hanya dalam waktu dua hari.

“Target kami 50 peserta, namun dalam dua hari pendaftar sudah mencapai 57 orang, sehingga terpaksa kami batasi. Harapannya, kegiatan ini menumbuhkan minat menulis di masyarakat, karena saat ini kesadaran menulis dan membaca cenderung menurun,” ujar Sukardi saat diwawancarai.

Ia menambahkan, fokus pada budaya lokal, sejalan dengan tema literasi tahun ini yang didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Kami ingin meningkatkan lokalitas yang ada di Pati, termasuk melalui penelusuran naskah-naskah kuno yang telah kami lakukan sebelumnya,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Ahmadi, seorang budayawan yang hadir sebagai pemateri, menilai langkah Dinas Arpus Kabupaten Pati sebagai upaya strategis menghidupkan kearifan lokal di Bumi Pesantenan.

Menurutnya, Kabupaten Pati memiliki potensi sejarah, seni, hingga kuliner yang sangat bervariasi dan tidak kalah dengan daerah lain.

Ahmadi menekankan pentingnya dokumentasi tertulis karena selama ini referensi mengenai budaya Kabupaten Pati tergolong masih sulit ditemukan.

BACA JUGA :  Striker Persijap Mike Sudi Abdallah Dipanggil Bela Timnas Burundi

“Ini adalah langkah untuk nduduh, ndudah, dan ngerembakake (menunjukkan, menggali, dan mengembangkan). Ini menjadi pemantik agar nantinya lahir dokumen-dokumen baru yang bisa menjadi referensi bagi generasi mendatang,” tegas Ahmadi.

Kegiatan ini pun disambut baik oleh para peserta, salah satunya Aditiya Rohmatul Huda, seorang pelajar asal Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan.

Aditiya yang memiliki hobi menulis dan menelisik sejarah, mengaku tertantang untuk menulis tentang daerah kelahirannya sendiri.

“Saya berencana menulis tentang Batik Bakaran dengan judul ‘Batik Bakaran: Warisan Budaya dan Roda Perekonomian Warga’.

Ini tantangan baru bagi saya karena sebelumnya saya lebih sering menulis tentang daerah lain.

Sebagai pelajar, tentu ada rasa gugup untuk menggali budaya yang sebenarnya,” ungkap Aditiya.

Bimtek kepenulisan ini dijadwalkan akan berlangsung dalam tiga kali pertemuan.

Selain pemberian materi, para peserta diharapkan mampu menghasilkan karya tulis yang berkualitas mengenai muatan lokal di Kabupaten Pati.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini