Jalan di Godo Winong Rusak, Tokoh Setempat Minta Warga Bersabar

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Jul 2026 11:45 0 28 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Warga Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati menggelar aksi protes, lantaran ruas jalannya rusak parah.

BHAYANGKARA 80

Padahal, ruas jalan yang melintasi Desa Godo, Kecamatan Winong ke Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo tersebut berada di bawah kewenangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Sampai 25 tahun lamanya, ruas jalan tersebut tidak ada sentuhan sama sekali dari pemerintah daerah (Pemda).

Warga kemudian mengisi air ke lubang jalan, yang kemudian dilepas ikan lele untuk ditangkap.

Warga juga menanam pohon pisang sebagai bentuk protes kepada pemerintah agar kerusakan jalan segera dibenahi.

Menanggapi adanya reaksi masyarakat, tokoh setempat, Kastomo, meminta warga Desa Godo bersabar.

Ia yang juga merupakan wakil rakyat setempat, sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati untuk segera menangani kerusakan jalan itu.

Dari koordinasinya dengan DPUTR Kabupaten Pati, Kastomo mengungkapkan bahwa Pemkab Pati telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,5 miliar.

Kastomo pun meminta kepada masyarakat Desa Godo dan sekitarnya untuk bersabar menunggu perbaikan.

“Info Dinas PU (DPUTR) Kabupaten Pati di tahun 2026 ada anggaran Rp2,5 miliar untuk perbaikan jalan Angakatan Lor Tambakromo ke Godo Winong. Nanti perbaikan akan dimulai nyambung dari Desa Sinomwidodo Tambakromo ke Godo Winong,” ungkap Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Legislator daerah pemilihan (dapil) IV mengatakan bahwa saat ini DPUTR Kabupaten Pati telah melakukan lelang untuk mencari kontraktor yang akan menangani ruas jalan penghubung Desa Godo dengan Desa Sinomwidodo tersebut.

BACA JUGA :  Jalan Alternatif Tambakromo-Gabus Seperti Kolam, Bertahun-tahun Remuk

Apabila semua proses lancar, perbaikan dilaksanakan di awal Agustus 2026.

“Masih proses perencanaan, rencana akan dimulai awal Agustus. Rencana satu atau dua minggu lagi proses pemilihan penyedia. Saya minta masyarakat Godo bersabar,” pesannya.

Sebelumnya, salah satu warga Desa Godo, Mukar, mengeluhkan kondisi tersebut.

Setiap hari ketika musim penghujan, jalanan berlubang depan rumahnya penuh dengan kubangan.

Sedangkan, saat musim kemarau terik, jalanan depan rumahnya penuh dengan material debu.

“Sudah lebih dari 20 tahun belum ada perbaikan sama sekali. Ini jalan panjangnya 300 meter lebih yang rusak antar kecamatan menjadi kewenangan PU (Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) atau jalan kabupaten (Pemkab Pati),” ungkapnya saat diwawancarai awak media di lokasi jalan rusak, Kamis, 9 Juli 2026.

Menurut sepengetahuan Mukar, kepala daerah menjanjikan perbaikan ruas jalan tersebut pada tahun 2026 ini.

Namun, berhari-hari dinantikan, tak ada pihak Pemkab Pati yang terjun ke lokasi.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini