Debit Air Naik, Pencarian Korban Tenggelam Kali Terok Dihentikan

PATI-Mondes.co.id| Hingga hari kedua pencarian, tim gabungan pencari korban tenggelam di Kali Terok Desa Bulungan, Kecamatan Tayu belum membuahkan hasil. Bahkan hingga pukul 16.00 WIB debit air di sungai tersebut naik lantaran hujan turun sepanjang hari.

“Hingga hari kedua pencarian ini belum ketemu. Untuk sementara pencarian kita hentikan. Selain itu pertimbangan naiknya debit air Kali Terok juga menyulitkan tim dalam pencarian,” ujar Kapolsek Tayu, AKP Aris Pristianto, Minggu (06/02).

Dijelaskan, tim gabungan yang berasal dari TNI-Polri, Basarnas, BPBD Pati, Tim Relawan SAR Tunggul Wulung dan juga dibantu warga telah menyisir hingga kawasan pesisir. Selain fokus di lokasi tenggelamnya korban, pencarian juga difokuskan di bendungan turut Desa Kalikalong.

“Hari ini kita turun dengan banyak personil gabungan, sehingga kita bagi menjadi beberapa titik. Namun hingga sore ini memang belum membuahkan hasil. Sehingga kita putuskan untuk pencarian kita lanjutkan esok hari,” tandasnya.

Diketahui, warga Desa Keboromo, RT 03 RW 02 Kecamatan Tayu pada Sabtu (05/02) pukul 15.30 dilaporkan hilang terhanyut di Sungai Terok turut Desa Bulungan. Warga bernama Ulin Nuha tersebut, dikabarkan terhanyut saat hendak menanam pohon pisang yang berada di bantaran sungai tersebut.

Korban awalnya berniat menanam pohon pisang di lahan persawahan di Desa Bulungan. Korban berusia 50 tahun tersebut pergi ke lahan membawa kendaraan jenis Ayla berplat putih dengan nomor K 7127 XX yang diparkir di atas lahan milik korban.

(Ed/Mondes)

One thought on “Debit Air Naik, Pencarian Korban Tenggelam Kali Terok Dihentikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.