Dekranasda Jepara Fasilitasi UMKM Makanan Tembus Jaringan Toko Modern

waktu baca 2 menit
Selasa, 30 Jun 2026 14:23 0 46 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor makanan agar mampu bersaing dan menembus jaringan ritel modern.

BHAYANGKARA 80

Langkah strategis ini diwujudkan melalui program kurasi produk, guna meningkatkan kualitas, daya saing, serta perluasan akses pasar produk lokal.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara, Laila Witiarso Utomo, saat membuka acara Pelatihan dan Pendampingan Kurasi Produk UMKM Makanan untuk Menembus Pangsa Pasar Toko Modern di Aula Galeri Dekranasda, Selasa (30/6/2026).

“Jangan merasa kecil hanya karena usaha masih rumahan. Banyak produk lokal yang kini mampu bersaing di pasar nasional, asal mau terus berinovasi,” ujar Laila memotivasi para peserta.

Proses kurasi ini dilakukan secara ketat dengan menilai berbagai aspek krusial agar produk lokal memenuhi standar industri ritel.

Beberapa indikator penilaian tersebut meliputi kualitas dan cita rasa dengan memastikan produk memiliki rasa yang konsisten dan bermutu tinggi.

Kemudian, keamanan pangan dan legalitas dengan pemenuhan izin edar resmi dan jaminan keamanan konsumsi.

Selanjutnya, desain kemasan (packaging) dengan tampilan visual yang menarik dan informatif bagi konsumen.

Kesiapan pelaku usaha dalam memproduksi barang dalam jumlah yang berkelanjutan (sustainable), juga harus diperhatikan.

Produk-produk yang dinyatakan lolos proses kurasi ini, nantinya memiliki peluang besar untuk dipasarkan langsung di jaringan ritel modern, seperti minimarket dan supermarket terkemuka.

Laila menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan kesempatan berharga bagi pelaku usaha untuk mempelajari strategi membangun citra produk (branding), pemasaran yang efektif, hingga pemenuhan regulasi toko modern.

BACA JUGA :  Disnaker Sebut Minat Kerja Orang Pati di Luar Negeri Tinggi

Ia berharap, lewat pendampingan yang intensif ini, tidak ada lagi produk UMKM Jepara yang mandek berkembang hanya karena kendala kemasan, label, legalitas, atau ketidakpahaman terhadap kebutuhan pasar.

“Kami ingin semakin banyak produk makanan khas Jepara yang tidak hanya dikenal di daerah sendiri, tetapi mampu mengisi rak-rak toko modern, menjadi pilihan utama masyarakat, bahkan menembus pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

Sebagai mitra strategis, Dekranasda Kabupaten Jepara berkomitmen untuk terus hadir dan mengawal pelaku UMKM lokal agar bisa terus naik kelas dan berdaya saing global.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini