Foto: Carlos Franca saat tergabung di Persijap (Mondes/Istimewa) JEPARA – Mondes.co.id | Sepak bola selalu punya cara untuk mempertemukan, namun ia juga punya cara yang anggun untuk memisahkan.
Persijap Jepara secara resmi mengumumkan akhir kebersamaan mereka dengan sang winger andalan, Carlos Franca.
Kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang kerja sama menyongsong musim kompetisi 2026/2027.
Keputusan berat ini diambil lewat dialog yang terbuka dan penuh rasa hormat.
Meski hanya satu musim berseragam Laskar Kalinyamat, Carlos Franca pergi tidak hanya meninggalkan catatan statistik, melainkan sebuah ikatan emosional yang mendalam bersama keluarga besar Persijap.
Sepanjang gelaran BRI Super League musim 2025/2026, pemain sayap kiri asal Brasil ini tampil begitu spartan.
Ia menyumbang 10 gol, 3 assist, dan mencatatkan lebih dari 2.430 menit bermain di lapangan.
Namun, di luar angka-angka tersebut, Franca akan selalu diingat sebagai sosok dengan dedikasi tinggi yang merangkul manajemen, rekan setim, hingga para suporter dengan kehangatan layaknya keluarga sendiri.
Manajemen Persijap Jepara pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keringat, kerja keras, dan komitmen yang telah diberikan Franca, sembari mengiringi langkah sang pemain dengan doa terbaik untuk karier ke depannya.
Dalam pesan perpisahan yang sarat emosi, Carlos Franca tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya atas kesempatan berharga di Indonesia, khususnya di Bumi Kartini yang menjadi tempat memberikan pengalaman hidup tak terlupakan bagi ia dan keluarganya.
“Saya dan keluarga ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia, terutama warga Jepara. Sejak hari pertama kami menginjakkan kaki di sini, kalian menerima kami dengan kehangatan yang luar biasa. Kalian membuat kami merasa seperti berada di rumah sendiri,” ungkap Franca dengan tulus, Jumat (19/4/2026).
Franca juga memberikan penghormatan mendalam kepada seluruh elemen klub yang telah mengawal perjalanannya selama semusim terakhir.
“Rasa hormat dan terima kasih saya haturkan untuk jajaran manajemen, Coach Mario Lemos beserta staf pelatih, rekan-rekan pemain, ofisial, dan seluruh keluarga besar Persijap. Saya pergi dengan hati yang penuh rasa syukur,” lanjutnya.
Ada alasan besar dan membanggakan di balik keputusan Franca berpindah haluan.
Ia rupanya akan mengejar mimpi besar di benua lain.
“Saya akan bermain di babak kualifikasi Liga Champions. Ada rasa bahagia yang membuncah karena saya bisa melanjutkan karier di negara lain, sehingga saya tidak perlu berdiri sebagai lawan dan menghadapi Persijap di lapangan. Terima kasih juga untuk para suporter atas dukungan luar biasa yang tak pernah berhenti,” tuturnya.
Meski peluit panjang kebersamaan telah ditiup, ikatan antara Persijap dan Carlos Franca tidak akan pernah luntur oleh jarak.
Jepara telah menjadi bagian dari takdir hidupnya.
Di kota ukir inilah, salah satu buah hati Franca lahir ke dunia di tengah sengitnya kompetisi musim 2025/2026.
Ada darah Jepara yang mengalir di keluarganya, sebuah tanda bahwa ia akan selalu menjadi bagian dari Laskar Kalinyamat.
Ungkapan terima kasih disampaikan untuk Carlos Franca atas setiap peluh yang jatuh, setiap gol yang dirayakan, dan setiap kenangan indah yang ditinggalkan di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Obrigado!
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar