Belasan Rumah di Logede Rembang Porak Poranda Pasca Diterjang Angin Kencang

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mei 2026 15:23 0 35 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Bencana hidrometeorologi berupa hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Rembang bagian selatan.

Akibat peristiwa ini, belasan rumah warga di Dukuh Sangkrah, Desa Logede, Kecamatan Sumber mengalami kerusakan cukup parah pada Senin malam, 25 Mei 2026.

Merespons cepat kondisi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Logede bersama aparat gabungan dari lintas sektor langsung turun ke lokasi untuk menggelar aksi gotong royong massal, guna membantu warga terdampak pada Selasa pagi, 26 Mei 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, cuaca ekstrem mulai mengguyur wilayah Kecamatan Sumber sejak pukul 20.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB.

Selama kurang lebih 1,5 jam, hujan dengan intensitas tinggi yang disertai hembusan angin kencang, menerjang permukiman warga di Dukuh Sangkrah.

Kepala Desa (Kades) Logede, Budi, mengonfirmasi bahwa amukan angin kencang tersebut merusak atap belasan rumah warga, merobohkan fasilitas peternakan, hingga memicu pohon tumbang dan memutus aliran listrik.

“Semalam situasi cukup mencekam karena hujan sangat deras disertai angin kencang dalam waktu yang relatif lama. Dampak paling parah terjadi di lingkungan RT 03 dan RT 02 di wilayah RW 01 Dukuh Sangkrah,” ujar Kades Logede, Budi, saat dikonfirmasi, Selasa (26/5/2026).

Tercatat, sebanyak 13 rumah warga mengalami kerusakan bervariasi, mayoritas pada bagian atap dan genteng yang terbang disapu angin.

Kerusakan paling signifikan dialami oleh keluarga Mulyadi (RT 03 RW 01), di mana rumah utamanya kini dalam kondisi miring, ditambah fasilitas kandang ternak miliknya roboh total dengan estimasi kerugian mencapai Rp35.000.000.

BACA JUGA :  Berikut Tuntutan Pendemo dalam Unjuk Rasa AMPB Jilid 2

Selain itu, rumah milik Nuriman juga mengalami kerusakan atap yang parah, disertai bangunan dapur yang hampir roboh.

Kerusakan fasilitas publik juga menyasar bagian mustoko (kubah) satu musala setempat dan atap gedung TPQ Al Barokah.

Beruntung, dalam musibah ini dipastikan nihil korban jiwa.

Total kerugian material secara keseluruhan ditaksir mencapai Rp66.750.000.

Sebagai langkah penanganan darurat, Pemdes Logede langsung bergerak cepat menggalang sinergi.

Pada Selasa pagi, para personel gabungan yang terdiri dari jajaran Koramil Sumber, Polsek Sumber, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, hingga puluhan anggota Banser bersama masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemulihan lingkungan.

Kades Budi menjelaskan bahwa fokus utama gotong royong hari ini adalah mengevakuasi material pohon tumbang yang sempat melintang dan menutup akses jalan desa, serta membantu perbaikan darurat rumah-rumah warga.

“Hari ini kami dari Pemerintah Desa bersama pihak Koramil, Polsek, BPBD, rekan-rekan Banser, dan warga sekitar langsung bergerak cepat. Alhamdulillah, pohon jati dan nangka yang sempat tumbang menutup jalan sudah berhasil dievakuasi menggunakan gergaji mesin (Chainsaw). Akses lalu lintas warga kini sudah kembali normal 100 persen,” terang Budi.

Pantauan di lapangan, menunjukkan personel TNI-Polri bersama Banser dan warga naik ke atap rumah untuk membantu memasang kembali genteng-genteng warga yang melorot maupun pecah.

Sinergi ini mempercepat proses pemulihan fisik permukiman pasca-trauma bencana semalam.

Hingga Selasa siang, kondisi cuaca di Desa Logede terpantau sudah berangsur membaik dan kondusif.

Aliran listrik yang sempat padam total selama kurang lebih 3 jam akibat jaringan yang terganggu pohon tumbang, kini sudah menyala kembali berkat penanganan cepat dari petugas teknis.

Kendati penanganan darurat berjalan lancar, Kades menambahkan bahwa pihaknya bersama BPBD dan instansi terkait masih terus melakukan asesmen lanjutan di lapangan.

BACA JUGA :  Ramadan Cek, Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Ngawen Blora Turun

Hal ini penting untuk memetakan secara detail tingkat kerusakan bangunan, demi menentukan langkah serta bantuan sosial lanjutan yang dibutuhkan oleh warga.

“Laporan resmi sudah kami teruskan kepada Bapak Bupati Rembang, Bapak Wakil Bupati, serta Bapak Sekda, agar menjadi perhatian penuh pemerintah daerah. Kami berharap ada perhatian dan bantuan stimulan, khususnya bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, miring, maupun yang dapurnya hampir roboh, agar mereka bisa segera beraktivitas normal kembali,” pungkas Kades Logede.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini