Tekun dan Disiplin, Vallen Maharani Jadi Lulusan Terbaik Undip dengan IPK 4.0

waktu baca 4 menit
Rabu, 6 Mei 2026 17:02 0 41 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Vallen Maharani sukses menjadi lulusan terbaik Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro (Undip) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna.

Gadis asal Kaborongan, Kelurahan Pati Lor, Kecamatan Pati, itu telah menuntaskan studi Sarjana (S1) Ilmu Hukum Undip di 2026 ini.

Konsistensi, disiplin, dan komitmen dalam mengupayakan tujuan, menjadi fondasi utama Vallen memperoleh IPK 4.0.

“Saya memulai studi di Universitas Diponegoro pada tahun 2022 dan menyelesaikannya pada tahun 2026. Menurut saya kunci utama meraih predikat cumlaude terbaik adalah konsistensi, disiplin, dan komitmen terhadap tujuan. Saya selalu berusaha memahami materi secara mendalam, aktif dalam kegiatan akademik maupun organisasi, serta menjaga manajemen waktu dengan baik,” ungkapnya kepada Mondes.co.id, Rabu, 6 Mei 2026.

Menurutnya, jadi lulusan terbaik bukan hanya bermodalkan kecerdasan semata.

“Menjadi lulusan terbaik bukan semata soal kecerdasan, tetapi juga tentang ketekunan, tanggung jawab, dan semangat belajar yang terus dijaga. Saya aktif berorganisasi, menulis karya ilmiah, serta mengikuti berbagai seminar maupun konferensi akademik, karena bagi saya, keterlibatan tersebut merupakan bentuk pengembangan diri sekaligus kontribusi nyata dalam bidang hukum,” paparnya.

Ia mengaku selalu membiasakan diri mencatat setiap materi yang diperolehnya.

“Saya selalu membiasakan diri membuat catatan pribadi secara tertulis. Dengan cara ini saya dapat menandai poin-poin penting menggunakan tanda atau penjelasan khusus, sehingga materi lebih mudah dipahami dan diingat kembali saat belajar,” kata perempuan berusia 22 tahun itu.

Dirinya yang mengambil konsentrasi Hukum Perdata Barat pun bangga menjadi lulusan terbaik Undip.

BACA JUGA :  1.300 Calon Jemaah Haji Jepara Ikuti Bimbingan Manasik

“Saya tentu merasa sangat bahagia, bangga, dan bersyukur atas pencapaian ini. Semua kerja keras, doa, serta dukungan dari banyak pihak akhirnya membuahkan hasil yang sangat berarti dalam perjalanan akademik saya,” ujarnya.

Sosok yang dikenal komunikatif itu, berbakat menulis karya ilmiah, aktif berorganisasi, dan tekun mengerjakan tugas-tugas kuliah.

Vallen juga kerap dipercaya menjadi koordinator mata kuliah (makul).

Ia sering menulis karya ilmiah tentang hukum dengan kemampuan analisisnya yang tinggi.

“Dalam bidang akademik, saya menguasai penulisan karya ilmiah, penelitian hukum, analisis hukum, serta kemampuan berpikir kritis dan sistematis. Saya memiliki kemampuan dalam bidang riset, penulisan akademik, komunikasi organisasi, serta kepemimpinan dan manajemen tim,” urainya.

Vallen berkontribusi banyak untuk kampus, karya artikelnya terpilih dan dibukukan dosen.

Ia juga pernah meraih peringkat 9 dari 30 finalis Legal Competition FH Universitas Padjajaran (Unpad) di tahun 2024.

“Keterlibatan tersebut merupakan bentuk pengembangan diri, sekaligus kontribusi nyata dalam bidang hukum. Saya rasa menulis juga ada esensi serupa karena sama-sama menuntut kemampuan analisis. Kalau kompetisi mengejar predikat juara, sedangkan dalam menulis, lolosnya sebuah artikel adalah sebuah pencapaian yang tidak kalah berharganya bagi saya,” ucap Vallen.

Selama kuliah, ia aktif di Senat Mahasiswa Undip sebagai Staf Ahli Badan Legislasi pada periode pertama dan Senator Komisi V dan Badan Legislasi pada periode berikutnya.

Semester 6 hingga 8, ia tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Hukum Perdata Barat sebagai Kepala Divisi (Kadiv) Riset dan Akademik.

Selain aktif di organisasi internal kampus, Vallen juga tergabung dalam Komunitas Mahasiswa Pati (KOMPI) Semarang sebagai wadah pengembangan relasi dan kontribusi antar mahasiswa daerah.

Pada tahun 2024 dipercaya sebagai ketua pelaksana kegiatan Expo Campus 2024 dan bekerja sama dengan ratusan panitia.

BACA JUGA :  Pickup Angkut Kardus Bekas Ludes Terbakar di Jalan Pati-Kudus

“Hal yang paling berkesan bagi saya adalah proses pembelajaran yang membentuk pola pikir menjadi lebih kritis, sistematis, dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan hukum maupun sosial. Metode pembelajaran melalui studi kasus juga menjadi salah satu pengalaman yang sangat berkesan bagi saya, karena membantu saya memahami penerapan ilmu hukum secara lebih nyata, kritis, dan kontekstual,” bebernya.

Bagi Vallen, hasil yang diraihnya tak luput dari peran serta orang-orang terdekatnya.

“Saya sangat bersyukur karena hasil ini merupakan kombinasi dari usaha pribadi dan peran besar orang-orang terdekat yang senantiasa memberikan semangat. Orang tua saya adalah pihak paling berjasa melalui kerja keras, doa, dan dukungan tanpa henti. Selain itu, saudara, nenek, serta para dosen juga memiliki peran besar dalam membimbing dan mendukung perjalanan saya,” ungkap Vallen.

Pasca lulus S1, Vallen akan melanjutkan studi ke jenjang Magister (S2).

Ia akan terus mendalami riset dan kepenulisan di bidang hukum.

“Saya berharap pencapaian ini dapat menjadi langkah awal untuk terus berkembang, memberikan kontribusi nyata di bidang hukum. Serta menjadi inspirasi bagi orang lain untuk terus berjuang meraih pendidikan terbaik,” pungkas perempuan yang juga berbakat menari tradisional.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini