Tali Asih Pemprov Jateng untuk Penghafal Alquran Terbukti Bermanfaat

waktu baca 2 menit
Senin, 4 Mei 2026 13:26 0 29 Dian A.

JATENG – Mondes.co.id | Program pemberian tali asih (bisyaroh) bagi penghafal Alquran yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terbukti menuai banyak manfaat.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen saat memberikan mauidhah khasanah pada Haul dan Haflah Khotmil Quran di PPTQ Quantum Qolbu, Petanahan, Kabupaten Kebumen, kemarin.

Sejumlah santri yang menerima tali asih itu mengaku lebih bersemangat untuk mendalami Alquran.

Taj Yasin menceritakan, suatu ketika ada orang tua santri yang menemuinya dan menyampaikan terima kasih.

“Saya kaget kok tiba-tiba mengucapkan terima kasih. Ternyata anaknya adalah salah satu santri asal Papua yang menerima bisyaroh penghafal Quran dari Pemprov Jateng,” ucapnya.

Orang tua santri itu, lanjut dia, awalnya mengaku kaget saat anaknya memiliki uang saku tambahan.

Ternyata, uang tersebut merupakan tali asih dari Pemprov Jateng karena anaknya telah hafal Alquran saat berada di pondok pesantren Jawa Tengah.

Manfaat tali penghafal Alquran, kata Taj Yasin, ternyata sangat dirasakan oleh penerima.

Bukan saja santri yang menerima langsung manfaat tersebut, namun banyak orang tua santri yang memberikan apresiasi atas tali asih tersebut.

“Bisyaroh ini tidak melihat orang Jateng atau luar Jateng. Setiap selesai menghafal 30 juz, kita akan memberikan tali asih atau bisyaroh setiap anak sebesar Rp1 juta,” ujar Taj Yasin.

Dia menambahkan, manfaat Alquran sangat besar bagi kehidupan umat.

Tidak mengherankan apabila banyak santri yang berjuang untuk menjadi penghafal Alquran.

BACA JUGA :  Asyiknya Membuat Memeden Gadhu dari Jerami Bersama Maestro Mbah Juri

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin, menambahkan dalam catatannya, setiap tahun sekitar 2.000-an santri yang khatam dalam menghafalkan Alquran di Jawa Tengah.

Pemprov Jateng juga siap mengalokasikan anggaran untuk memberikan tali asih kepada para penghafal Alquran tersebut.

Sementara itu, salah satu santri penghafal Al-Quran, Nisvia Nurlaila, menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas tali asih yang diberikan dari Pemprov Jateng.

Dia akan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

“Penghargaan ini membuat kami semakin bersemangat lagi mempelajari Al Quran,” ujarnya.

Nisvia menyelesaikan hafalan 30 juz sekitar tujuh tahun.

Sedangkan rekannya, Khairani selesai dalam waktu tiga tahun.

Keduanya kini tengah menimba ilmu di MA NU Darussaadah Kebumen.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini