Pertamina Pastikan Pasokan BBM Kapal Aman, Termasuk untuk Nelayan Pati

waktu baca 2 menit
Rabu, 29 Apr 2026 10:44 0 40 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Kabar baik bagi nelayan di wilayah pesisir Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Biosolar subsidi dalam kondisi aman dengan stok melimpah.

Taufiq Kurniawan, selaku Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, mengungkapkan bahwa stok Biosolar saat ini mencapai 15,1 kali lipat dari konsumsi normal harian.

Bahkan, stok Biosolar di Kabupaten Pati mencapai 2,3 kali lipat konsumsi harian, angka yang menunjukkan kesiapan penuh dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat, termasuk nelayan kecil.

“Stok aman, distribusi lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir,” terangnya saat dihubungi awak media, Rabu, 29 April 2026.

Nelayan dengan kapal di bawah 30 Gross Ton (GT) tetap menjadi prioritas penerima BBM subsidi dengan harga Rp6.800 per liter.

Penyaluran dilakukan melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) nelayan, termasuk di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Banyutowo, serta SPBU reguler bagi wilayah yang belum memiliki fasilitas khusus.

Ada dua mekanisme utama yang disiapkan, yakni pengisian di SPBU Nelayan menggunakan QR dan pengisian di SPBU reguler dengan surat rekomendasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati.

Langkah ini memastikan nelayan tetap bisa melaut tanpa hambatan pasokan BBM.

Sementara itu, nelayan dengan kapal di atas 30 GT diwajibkan menggunakan BBM non subsidi.

Hal ini sesuai dengan regulasi pemerintah karena aktivitasnya sudah masuk kategori industri.

“Sebagai operator, pihaknya akan selalu patuh terhadap kebijakan regulator terkait distribusi energi,” tegasnya.

BACA JUGA :  Bisnis Matoa, Petani Buah di Tayu Raup Penghasilan hingga Miliaran

Tak hanya memastikan pasokan, Pertamina juga membuka ruang komunikasi dengan nelayan, pemerintah daerah, dan berbagai stakeholder untuk menjaga distribusi tetap kondusif.

Masyarakat pun diimbau tidak melakukan panic buying.

Dengan stok yang jauh di atas kebutuhan normal, distribusi BBM dipastikan tetap berjalan lancar.

“Komitmen kami adalah menjaga pasokan energi tetap andal agar aktivitas ekonomi, termasuk sektor perikanan, terus berjalan tanpa gangguan,” pungkas Taufiq.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini