Pasukan Pati Ora Sepele Gandeng KPK Gelar Kampanye Anti Korupsi

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Apr 2026 10:35 0 53 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Pasukan Pati Ora Sepele yang termasuk bagian dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan pendidikan anti korupsi.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, kemarin.

Kegiatan dengan tema “Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi Membangun Pati Berintegritas dari Akar Rumput” ini mendatangkan berbagai narasumber, di antaranya KPK, akademisi, hingga media.

Ketua Pati Ora Sepele, Suharno, menyampaikan pendidikan anti korupsi ini dilakukan lantaran maraknya kasus-kasus korupsi yang terpampang jelas di media sosial.

ketua pgri

Ia merasa miris atas praktik korupsi yang telah berdampak buruk terhadap berbagai bidang di Tanah Air.

“Kegiatan ini lahir dari kegelisahan, banyak yang sudah kita lihat di berbagai media. Korupsi ancaman nyata yang merampas pendidikan, kesehatan masyarakat,” tutur Harno.

Dirinya berharap, forum sosialisasi ini memberi wawasan kepada masyarakat luas terkait perlawanan korupsi yang bisa dimulai dari diri sendiri.

“Kami ingin menegaskan bahwa perlawanan dari diri sendiri dan lingkungan masing-masing. Kesadaran ini kita bangun, masyarakat harus tahu apa itu korupsi dan membentengi agar tidak melakukan hal tersebut,” ungkapnya.

Sementara, Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) utama KPK, Suharsi, menyebut sejumlah nilai integritas yang dapat menjadi upaya pencegahan korupsi.

Di antaranya, jujur, peduli, tanggung jawab, kerja keras, berani, dan adil.

Disebutkan bahwa korupsi merupakan suatu tindakan kejahatan karena dapat berdampak negatif terhadap pembangunan kesejahteraan masyarakat.

“Dampak korupsi bidang ekonomi, pertumbuhan melambat, pembangunan infrastruktur terlambat, pelayanan kesehatan tidak optimal,” paparnya.

BACA JUGA :  Akhirnya Sudewo Daftar Balon Bupati Pati 

Ia menekankan partisipasi masyarakat dalam mengawal kampanye anti korupsi.

Baginya, korupsi tidak bisa diberantas tanpa peran serta dari masyarakat.

“Korupsi itu akan membunuh rakyat. Partisipasi masyarakat itu penting dalam mengawal anti korupsi. Masyarakat melakukan ini (pengawalan anti korupsi) jangan takut,” tandasnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini