ramadan 2026

Plt Bupati Pati Chandra Bantah Paryanto Jadi Mesin ATM

waktu baca 1 menit
Selasa, 10 Mar 2026 14:31 0 271 Redaksi

PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Pati kini terus menjadi sorotan publik, terutama setelah Bupati Pati nonaktif Sudewo terjerat kasus dugaan korupsi.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra pun tak lepas dari tuduhan miring yang kian berkembang di masyarakat.

Salah satunya terkait rotasi jabatan sejumlah Plt sekretaris dinas di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Sebagaimana disampaikan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Djoeang Pati, Fatkhur Rahman.

Ia mendesak Plt Bupati Chandra untuk segera mencopot jabatan Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Paryanto.

Alasan utamanya ditengarai Paryanto sering kali menimbulkan kegaduhan dan ketidakstabilan di dalam instansi.

Dalam keterangannya, Fatkhur Rahman menyampaikan bahwa terdapat dugaan bahwa Paryanto akan dijadikan sebagai “mesin ATM” oleh Plt Bupati.

Yakni untuk mengelola dan mengurusi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Pati menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar.

Menurutnya, pergantian dan rotasi sejumlah pejabat sudah melalui pertimbangan matang.

Apalagi, lanjutnya, terkait dengan tuduhan menjadikan Paryanto sebagai “mesin ATM”.

“Pantauan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) kok main uang, itu kan tidak masuk akal mas,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Disdikbud Pati Paryanto belum memberikan respons saat dimintai keterangan melalui pesan singkat.

Editor: Mila Candra

BACA JUGA :  Jalan Makin Macet karena Parkir Liar, Dishub Pati Buka Suara

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini