Foto: Liga Ramadan Askab Pati 2026 di Stadion Joyokusumo Pati (Mondes/Askab Pati) PATI – Mondes.co.id | Liga Ramadan 2026 di Kabupaten Pati resmi bergulir.
Belasan tim dari penjuru Bumi Mina Tani bersaing untuk menjadi tim yang terbaik dalam ajang yang digelar oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Pati.
Ketua Askab PSSI Pati Dian Dwi Budianto, memaparkan Liga Ramadan 2026 ini digelar di Stadion Joyokusumo Pati.
Sebanyak 13 tim bertanding untuk menjadi yang terbaik mulai Rabu (4/3/2026) lalu hingga Sabtu (14/3/2026).
“Jadi ada 13 tim yang berlaga dalam Liga Ramadan tahun ini,” ujar Dian kepada Mondes.co.id, hari ini, Sabtu, 7 Maret 2026.
Pihaknya menggunakan sistem gugur dalam kompetisi untuk klub amatir atau tim fun game ini.
Diharapkan, gairah sepak bola selalu hidup, meskipun saat bulan Ramadan.
“Itu sistem gugur yang kami gunakan, 13 tim ini dari klub lokal atau fun game, kami kan punya tiga divisi. Yang pertama klub yang terdata resmi anggota PSSI, kedua klub fun game dan yang ketiga kelompok umur. Jadi ajang ini untuk fun game, jadi bebas,” tutur Dian.
Meskipun ajang ini bersifat fun game, pihaknya tetap menggunakan regulasi untuk memberikan jam bermain bagi pesepak bola muda.
Askab PSSI Pati mewajibkan setiap tim mempunyai lima pemain U-17.
‘Regulasinya harus ada minimal 5 pemain U-17. Jadi kita siapkan pemain untuk Piala Soeratin. Kalau nanti ajang anggota PSSI itu di Liga 4 PSSI Pati. ini bebas agar ada kompetisi fun game,” urainya
Gelaran ini juga berbarengan Festival Ramadan yang digelar di halaman Stadion Joyokusumo Pati.
Hal ini membuat penonton bisa sekaligus menikmati festival UMKM tersebut.
“Juga nyambung di satu venue itu ada dua event di luar ada Festival Ramadan dan di dalam ada Liga Ramadan. Sekalian bisa melihat festival dan Liga Ramadan,” tuturnya.
Dirinya pun berharap, Liga Ramadan ini terus menambah semangat berolahraga, meskipun di Bulan Suci Ramadan.
Mengingat, olahraga yang membutuhkan fisik prima ini sering ditinggalkan saat bulan Ramadan.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar