ramadan 2026

Peringatan HPSN di Rembang Bersihkan Pantai Kartini, Angkut Ratusan Kg Sampah

waktu baca 3 menit
Selasa, 24 Feb 2026 15:27 0 84 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar aksi bersih-bersih massal.

Dipimpin langsung oleh Bupati dan dihadiri Sekda serta Forkopimda yang dipusatkan di Kompleks Taman Rekreasi Pantai Kartini, Selasa (24/2/2026).

​Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi lintas sektor ini, berhasil mengumpulkan total 369,5 kilogram sampah hanya dalam waktu beberapa jam.

Aksi ini menjadi simbol komitmen kolektif masyarakat Rembang dalam menekan laju timbulan sampah, khususnya di kawasan pesisir.

​Sejak pukul 07.00 WIB, sebanyak 400 peserta telah memadati area Pantai Kartini.

Peserta terdiri dari personel TNI, Polri, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, perwakilan BUMN, hingga para pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Rembang.

​Dengan membawa perlengkapan kebersihan, para peserta menyisir setiap sudut area wisata, mulai dari area parkir, sela-sela bebatuan pemecah ombak, hingga area bibir pantai.

​Berdasarkan data resmi dari tim timbang DLH Kabupaten Rembang, dari total 369,5 Kg sampah yang terkumpul, mayoritas didominasi oleh sampah organik.

Terdiri dari sampah organik sebanyak 360 Kg, berupa serasah daun, ranting, dan limbah nabati lainnya.

Serta sampah anorganik seberat 9,5 Kg, berupa plastik sekali pakai, botol kemasan, dan sisa bungkus makanan.

​Sampah-sampah tersebut langsung dipilah di lokasi.

Sampah organik diarahkan untuk proses pengomposan, sementara sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi disalurkan ke Bank Sampah binaan DLH.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rembang, Ika Himawan Efendi, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh elemen yang hadir.

BACA JUGA :  Masa Libur Lebaran, Pelayanan IGD Puskesmas di Kabupaten Pati Tetap Buka 

​”Peringatan HPSN 2026 ini bukan sekadar seremoni bersih-bersih rutin. Hari ini kita membuktikan bahwa sinergi antara TNI, Polri, pemerintah, dan dunia usaha adalah kunci utama dalam pengelolaan lingkungan. Angka 369,5 kilogram yang kita kumpulkan hari ini adalah pesan nyata bahwa sampah masih menjadi tantangan besar yang harus kita selesaikan bersama-sama,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

​Pihak DLH juga menekankan pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya, sebagaimana tercermin dari hasil pengumpulan hari ini.

​”Kami mencatat ada 9,5 kg sampah anorganik. Meski jumlahnya terlihat kecil dibanding organik, sampah jenis inilah yang paling berbahaya bagi ekosistem laut jika tidak tertangani. Kami mengimbau masyarakat Rembang, terutama di kawasan wisata, untuk semakin bijak dalam penggunaan plastik sekali pakai. Target kita di tahun 2026 ini adalah penurunan timbulan sampah plastik secara signifikan di tingkat kabupaten.”jelasnya.

​Keterlibatan siswa sekolah dalam agenda ini juga menjadi catatan penting.

DLH berharap, pengalaman langsung di lapangan ini dapat menumbuhkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

​”Melibatkan sekolah dalam HPSN adalah investasi jangka panjang. Kita ingin anak-anak kita tidak hanya tahu teori tentang lingkungan, tapi mereka merasakan langsung bagaimana beratnya menjaga kebersihan ruang publik,” tambahnya.

​Kegiatan ditutup dengan pengangkutan seluruh residu sampah menggunakan truk armada DLH menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Dengan suksesnya pelaksanaan HPSN di Pantai Kartini ini, diharapkan kesadaran masyarakat Rembang akan kebersihan lingkungan terus meningkat sepanjang tahun.

editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini