Foto: Bupati Jepara Witiarso Utomo mengunjungi wilayah banjir di Jepara (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan anggaran Rp5 miliar untuk penanganan bencana yang terjadi.
Penanganan bencana dioptimalkan melalui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), dukungan CSR, serta bantuan dari masyarakat.
“Tahun ini kita punya anggaran sekitar Rp5 miliar. Saya rasa cukup untuk membiayai kebutuhan penanganan saat ini,” ungkap Bupati Jepara Witiarso Utomo, Senin (12/1/2026).
Setelah di Desa Tempur, Bupati juga mengunjungi daerah korban banjir di sejumlah titik, antara lain Desa Ngetuk dan Pringtulis Kecamatan Nalumsari.
Kemudian, Pelemkerep dan Kuanyar Kecamatan Mayong, Robayan Kecamatan Kalinyamatan, Gerdu Pecangaan, hingga Bongpes.
Bupati Witiarso Utomo menyampaikan, bencana berangsur membaik, meskipun Desa Tempur masih menjadi wilayah paling terdampak.
“Alhamdulillah kondisi sudah lumayan membaik. Di Tempur, logistik aman, listrik sudah menyala, dan jika cuaca mendukung, hari ini kami mulai membangun badan jalan agar alat berat bisa naik,” ujar Bupati.
Bupati memastikan, pemerintah menyiapkan anggaran sesuai kebutuhan penanganan bencana.
Akses menuju Tempur kini dapat dilalui sepeda motor dan pengiriman logistik sudah kembali berjalan.
Dapur umum tersedia untuk membantu warga Tempur dan Damarwulan.
Serta kebutuhan kesehatan dan obat-obatan juga tercukupi.
Selain penanganan warga, Pemkab Jepara juga melakukan peninjauan sungai yang mengalami luapan dan sedimentasi.
Beberapa di antaranya akan diusulkan penanganan melalui BBWS, sementara sebagian ditangani langsung daerah.
“Pak Sekda dan Dinas PUPR dalam minggu ini akan ke Jakarta untuk komunikasi percepatan recovery agar banjir segera surut,” tambahnya.
Saat ini, lanjut Bupati, Dinas PUPR tengah menghitung kerusakan infrastruktur yang terdampak.
Untuk area persawahan yang terendam, pemerintah memprioritaskan percepatan pengeringan agar lahan pertanian dapat segera terselamatkan.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar