Warga Rembang Antusias Cek Kesehatan Gratis, Kecamatan Pamotan Tertinggi

waktu baca 3 menit
Rabu, 15 Jul 2026 11:03 0 192 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang melalui Dinas Kesehatan terus bergerak cepat mengakselerasi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

gempur rokok ilegal rembang

Langkah masif ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit di tengah masyarakat.

​Memasuki pekan ke-28 di awal Juli 2026, realisasi program prioritas nasional ini menunjukkan tren positif.

Sebanyak 287.017 warga atau sekitar 42,49 persen dari total sasaran telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma ini.

​Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan (Yankes dan SDK) Dinkes Rembang, Soesi Haryanti, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk menyukseskan program ini.

Strategi utamanya adalah dengan memperluas jangkauan layanan, serta menggandakan intensitas sosialisasi ke masyarakat.

​“Kami terus mengejar capaian agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat Program Cek Kesehatan Gratis. Pemeriksaan ini penting sebagai langkah skrining untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini,” ujar Soesi.

​Menurut Soesi, pemeriksaan berkala adalah kunci utama.

Dengan mendeteksi faktor risiko lebih awal, penanganan medis bisa dilakukan jauh lebih cepat, sehingga peluang kesembuhan pasien pun menjadi jauh lebih besar.

​Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah mengikis stigma lama di masyarakat.

Guna memutus pola pikir pasif tersebut, Dinkes Rembang gencar melakukan edukasi lewat berbagai forum besar.

Salah satunya berkolaborasi dalam agenda Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang digandeng bersama Kementerian Kesehatan dan Anggota Komisi IX DPR RI.

Melalui CKG, masyarakat diajak untuk lebih peduli, sebelum keluhan fisik itu muncul.

BACA JUGA :  Derby Muria Persijap vs Persiku Berakhir Skor Kacamata

​“Selama ini masih ada anggapan, kalau tidak sakit mengapa harus periksa. Pemahaman seperti itu perlu diluruskan. Program CKG hadir sebagai upaya skrining kesehatan masyarakat agar penyakit dapat dideteksi sedini mungkin,” jelas Soesi secara lugas.

​Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, total target sasaran Program CKG di tahun 2026 ini menyasar 675.501 jiwa.

Meskipun sudah hampir menyentuh angka 43 persen, pekerjaan rumah Dinkes masih cukup besar.

Saat ini, tercatat masih ada sekitar 388.484 warga Rembang yang belum memanfaatkan fasilitas gratis ini.

​Jika melihat peta capaian per wilayah, Kecamatan Pamotan sukses keluar sebagai wilayah dengan antusiasme tertinggi.

Dari target 52.290 orang di wilayah tersebut, sebanyak 29.764 warga Pamotan telah mengantongi hasil pemeriksaan kesehatan mereka.

​Melihat progres yang ada, Pemkab Rembang optimistis angka partisipasi akan melonjak tajam dalam beberapa bulan ke depan seiring dengan sosialisasi yang kian agresif.

​Dinas Kesehatan pun mengimbau dengan sangat, agar warga yang belum terjaring segera meluangkan waktu mendatangi Puskesmas terdekat maupun pos-pos layanan CKG yang tersebar di wilayah masing-masing.

Seluruh rangkaian pemeriksaan ini dipastikan 100% gratis tanpa dipungut biaya, sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga kualitas hidup dan derajat kesehatan masyarakat Rembang.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini