Usai Alami Kekalahan Beruntun, Persijap Jepara Siap Bangkit 

waktu baca 3 menit
Minggu, 13 Sep 2026 09:13 0 246 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Dua laga pembuka Persijap Jepara mengalami kekalahan.

gempur rokok ilegal rembang

Setelah kalah 0-2 dari Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Laskar Kalinyamat juga kalah dari tim tamu Borneo FC 1-0.

Sebelumnya, pertandingan lanjutan pekan ke-2 BRI Super League 2026/2027 digelar di Stadion Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (12/9/2026) malam.

‌‎Borneo FC langsung tampil agresif sejak awal pertandingan.

Terbukti, pertandingan baru berjalan tiga menit, Borneo FC sudah berhasil membuka keunggulan melalui gol Rodrigo Varanda.‌‎

Tertinggal satu gol, Persijap langsung meningkatkan tekanan.

Rendi Saepul dan kawan-kawan beberapa kali mencoba membangun serangan, tetapi pertahanan Borneo yang dikawal Iago Mendonca, mampu meredam ancaman tersebut.‌‎

Keunggulan Borneo bertahan hingga turun minum.‌‎

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan meningkat.

Kedua tim memperagakan permainan terbuka dan saling jual beli serangan.

Persijap yang mengejar ketertinggalan, terus menekan untuk mencari gol penyeimbang.

Sementara, Borneo FC sesekali melancarkan serangan balik cepat, guna menggandakan keunggulan.‌‎

Persijap harus menerima pil pahit setelah Kiper Persijap Jepara, Sendri Johansah, mendapatkan kartu merah pada menit ke-90+4 setelah menepis bola menggunakan tangannya di luar kotak penalti.‌‎

Hingga peluit panjang dibunyikan, Persijap harus mengakui keunggulan Borneo FC 0-1.

Persijap Belum Raih Poin

Setelah menghadapi Borneo FC, Persijap Jepara dijadwalkan menjamu Persib Bandung pada pertandingan ketiga Liga 1 musim 2026-2027, Minggu (20/9/2026).

Laga pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) Jepara itu, menjadi pertandingan kandang kedua Persijap.

BACA JUGA :  Hadiri Pelantikan, Ketua NU & Ketua Muhammadiyah Jatim Kompak Doakan AHY & Demokrat

Persijap belum meraih poin dari dua pertandingan.

Saat ini, Persijap berada di peringkat ke-16 klasemen sementara, setelah kalah dalam dua laga dan belum mencetak gol.

Pelatih Persijap Jepara Juan Cortes, mengatakan timnya masih membutuhkan waktu untuk membangun permainan.

Sejumlah aspek, terutama penguasaan bola, pertahanan, penciptaan peluang, dan pengambilan keputusan, masih perlu diperbaiki.

“Pada akhirnya kami menciptakan dua atau tiga peluang untuk mencetak gol. Namun, pada babak kedua kami mencoba mempertahankan bola, meningkatkan penguasaan bola, dan lebih dekat dengan kotak penalti lawan,” kata dia.

Menurutnya, Persijap juga perlu memperbaiki umpan terakhir dan pengambilan keputusan di area sepertiga akhir.

Proses tersebut membutuhkan waktu karena 18 pemain dalam skuad merupakan pemain baru.

“Kami membutuhkan waktu. Ini bukan sesuatu yang bisa terjadi seperti sulap. Kami tidak bisa menempatkan 11 pemain dan langsung bermain seperti sebuah tim. Kami membutuhkan waktu untuk saling mengenal,” ujarnya.

Cortes juga menilai, permainan bertahan dan kemampuan menciptakan peluang, masih perlu diperbaiki.

Kondisi itu, kata dia, bukan alasan atas hasil yang diraih Persijap.

“Ini bukan alasan. Ini adalah situasi kami saat ini. Kami membutuhkan waktu,” kata dia.

Perbaikan Permainan Persijap

Senada dengan Cortes, bek Persijap Sergio Chica Villares, menilai tim masih memiliki waktu untuk berkembang.

Para pemain, kata dia, akan terus bekerja keras memperbaiki permainan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.

“Kami masih memiliki waktu untuk berkembang. Saya yakin tim ini bagus dan para pemain bekerja sangat keras,” tuturnya.

Sebagai informasi, saat ini Persib berada di peringkat keenam dengan tiga poin dari dua pertandingan.

Persib menang 3-1 atas PSM Makassar, sebelum kalah 1-2 dari Persija Jakarta.

BACA JUGA :  Pohon Natal Unik di Gereja Juwana, Botol Bekas Dirangkai Estetik

Sebelum menghadapi Persijap, Persib dijadwalkan bertandang ke markas FC Seoul pada fase grup ACL Dua, Rabu (16/9/2026).

Persib kemudian menghadapi Persijap di GBK Jepara pada Minggu (20/9/2026) pukul 19.00 WIB.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini