Silaturahmi ke Lapas Pati, Ketua DPD Partai Golkar Pati : Sudah Tak Ada Kesan Menakutkan

PATI-Mondes.co.id| Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pati yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati dari Fraksi Golkar komisi D, Endah Sri Wahyuningati berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pati. Kegiatan ini dalam rangka silaturahmi serta melihat kesiapan Lapas Pati dalam penerapan Protokol Kesehatan. Selasa, (6/7/2021).

Dikatakan Wahyuningati, mengingat suasana pandemi Covid-19 terus meningkat, ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Dirinya sebagai Ketua DPD Golkar yang saat ini duduk di DPRD Kabupaten Pati komisi D yang membidangi kesra, tentunya akan terus memperhatikan keperluan yang di butuhkan seluruh masyarakat Pati pada umumnya.

“Ini kunjungan hanya silaturahmi saja, selain itu hanya memastikan bagaimana kesiapan Lapas Pati dalam menerapkan protokol kesehatan terhadap warga binaan didalam lapas,” kata Wakil Ketua Komisi D.

Lebih lanjut, Kedatangan Ketua Golkar Pati langsung mendapat sambutan hangat Kalapas Pati Febie Dwi Hartanto, dan langsung menuju ruang pelayanan dan administrasi Lapas Pati. Silaturahmi ini merupakan bentuk kepedulian Ketua DPD Golkar Pati dalam memberikan perhatian khusus terhadap warga binaan di Lapas Kelas IIB Pati dalam kesiapan membantu pemerintah dalam menanggulangi pamdemi Covid-19.

Tak hanya itu, perempuan yang akrab dipanggil ‘Mbak Ning’ mengatakan bangunan baru yang berdiri di depan lapas sebagai kantor Unit Pelayanan Terpadu mampu merubah suasana Lapas Pati menjadi hidup. Diakui sekarang Lapas Pati sudah tidak ada kesan yang menakutkan seperti yang dikatakan masyarakat pada umumnya.

“Saya akui kalau bicara lapas kesannya serem. Namun sejak berdirinya Kantor unit pelayanan terpadu ini, Lapas Pati menjadi terlihat lebih terang, sudah tidak ada lagi kesan menakutkan seperti dulu. Terlihat tata ruang Pelayanan terlihat rapi dan bersih,” ungkap Ketua DPD Golkar Pati.

Sementara, Kalapas Febie Dwi Hartanto menyampaikan rasa terimakasihnya atas perhatian tersebut, sehingga kedepan pelayanan di Lapas Pati akan lebih baik lagi. Selain itu penerapan protokol kesehatan didalam lapas juga sudah dijalankan sesuai ketentuan.

“Semua tahanan yang masuk sudah di cek kesehatannya, dan di swab terlebih dahulu. Antisipasi ini sudah dijalankan guna meminimalisir warga binaan lapas yang terpapar,” terang Febie.

Dirinya berharap, ada perhatian khusus untuk warga binaan agar mendapatkan vaksinasi. Hal ini mengingat angka kenaikan kasus Covid-19 di Pati semakin meningkat, dan program Pemerintah untuk memberikan vaksinasi bagi masyarakat bisa di berikan di Lapas Pati.

“Total ada 363 warga binaan, semuanya belum vaksin, kami berharap atas kedatangan bu Dewan mudah-mudahan bisa mengupayakan vaksinasi bagi warga binaan di Lapas Pati,” tandasnya.

(As/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.