Foto: Ilustrasi penjualan telur ayam di Jepara (Mondes/Istimewa) JEPARA – Mondes.co.id | Harga telur ayam ras di Kabupaten Jepara kembali mengalami tren penurunan.
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Jepara II, Pasar Bangsri, dan Pasar Pecangaan pada Kamis (2/7/2026), harga telur ayam ras berada di angka Rp22.000 per kilogram.
Angka ini turun Rp1.000 dari hari sebelumnya yang mencapai Rp23.000 per kilogram.
Bahkan, jauh lebih rendah dibanding beberapa waktu lalu yang sempat menyentuh Rp28.000 per kilogram.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jepara, Anjar Jambore Widodo, menjelaskan bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan di tingkat peternak.
“Penurunan harga telur dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan di tingkat peternak, sehingga harga di pasaran ikut terkoreksi,” kata Anjar, Jumat (3/7/2026).
Selain telur ayam ras, beberapa komoditas hortikultura juga mengalami penurunan harga.
Cabai rawit merah turun dari rata-rata Rp50.000 menjadi Rp46.667 per kilogram atau turun 6,67 persen.
Cabai merah besar juga turun dari Rp40.000 menjadi Rp38.667 per kilogram.
Sedangkan, bawang merah terkoreksi dari Rp41.333 menjadi Rp40.667 per kilogram.
Sementara itu, mayoritas kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil.
“Harga beras premium bertahan di Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, Minyakita Rp15.500 per liter, daging sapi berkisar Rp100.000 hingga Rp130.000 per kilogram, serta daging ayam ras Rp34.833 per kilogram,” kata dia.
Untuk komoditas penting, harga LPG subsidi 3 kilogram masih berada di Rp20.000 per tabung, sedangkan LPG 12 kilogram tetap Rp220.000 per tabung.
Harga semen, besi beton, pupuk, dan berbagai bahan bangunan lainnya juga belum mengalami perubahan.
Anjar memastikan ketersediaan bahan pokok dan barang penting di Kabupaten Jepara masih dalam kondisi aman dan mencukupi.
Dengan stok yang terjaga, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap pasokan maupun potensi lonjakan harga dalam waktu dekat.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar