Motor Dinas Kades di Pati Usulkan Ganti PCX atau KLX ke DPRD


PATI-Mondes.co.id| Puluhan Kepala Desa (Kades) mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Kedatangan para Kades ini untuk melakukan audensi menuntut pengadaan sepeda motor sebagai kendaraan dinas yang dianggap selama ini sudah layak diganti.

Kepala Desa Semampir Pramono dalam audensi itu mendesak kepada DPRD agar bisa merealisasi pengadaan sepeda motor di masing-masing desa di kabupaten Pati yang terdiri dari 401 Desa.

“Setiap kali kades menuntut haknya selalu dibatasi, sehingga kami memohon kepada wakil rakyat untuk merealisasi pengadaan sepeda motor dinas,” ungkapnya, Kamis (24/2/2002) saat audensi di ruang sidang Kantor DPRD Pati.

Menurutnya, Sepeda motor yang dimiliki oleh para Kades ini sudah 10 tahun dipakai untuk operasional, sehingga sudah sepantasnya harus diganti, karena dianggap sudah tidak layak,”Sepeda motor dinas kami sudah 10 tahun, jadi sudah layak diganti, dan usulan kami adalah motor dinas PCX,” cetusnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Ngagel Kecamatan Dukuhseti Suwardi. Menurutnya, Untuk pengadaan motor itu seharusnya bukan hanya PCX saja, namun juga KLX, karena itu dilihat dari medan dan kondisi di wilayah Kabupaten Pati.

“Kalau usulan kami, jangan hanya PCX, namun KLX, karena Medan di Pati ada yang terjal dan pegunungan, jadi tergantung teman-teman Kades, mau pilih PCX atau KLX, nanti disesuaikan,” pintanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Jhoni meminta kepada Dinas terkait untuk bisa memasukkan dalam anggaran belanja pengadaan sepeda motor dinas Kades.

“Jangan meminta DPRD untuk mengumpulkan para Kades lagi ketika permintaannya ini tidak direalisasi, jadi kalau bisa dicatat, apalagi sepeda dinas untuk para Kades ini sangat penting fungsinya,” paparnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Pati Ali Badrudin berharap agar pengadaan sepeda motor dinas bagi Kades bisa direalisasi, sehingga dalam pertemuan Kades dengan DPRD dalam rangka pelaksanaan audensi ini bisa membawa hasil nantinya.

“Kami akan selalu berkomitmen untuk mengawal ini agar bisa direalisasi, dan kami juga akan sampaikan ke Bupati, dan saya yakin Bupati pasti merespon, apalagi di masa akhir jabatan Bupati, pasti ingin meninggalkan yang baik,” tandasnya.

(As/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.