Meriahkan Tahun Baru Islam, Kirab Seribu Santri Jepara Jadi Simbol Harapan Bangsa

waktu baca 2 menit
Rabu, 17 Jun 2026 11:07 0 36 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Ribuan santri memadati kegiatan Kirab 1.000 Santri Jepara yang digelar dalam rangka menyambut Gebyar 1 Muharam 1448 Hijriah.

Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi momentum memperingati Tahun Baru Islam, tetapi juga menjadi ajang peneguhan peran santri sebagai generasi penerus bangsa.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan bahwa para santri yang hadir bukan sekadar peserta parade biasa, melainkan tumpuan harapan besar bagi masa depan Kabupaten Jepara.

“Bagi saya, seribu santri yang hadir ini bukan hanya peserta kirab. Dalam pandangan saya, kalian adalah seribu harapan Jepara. Kalian adalah seribu calon ulama, calon pemimpin, calon guru, pengusaha, dan profesional yang kelak akan mengabdi untuk bangsa dan daerah,” ujar Witiarso, Rabu (17/6/2026).

Menurut Witiarso, masyarakat Jepara patut berbangga atas peran besar santri yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah Indonesia.

Ia menegaskan bahwa perjuangan merebut kemerdekaan bangsa ini tidak pernah lepas dari kontribusi nyata para ulama dan santri.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berpesan agar para santri terus memperluas wawasan.

Menurutnya, santri masa kini tidak boleh hanya menguasai ilmu agama (tafaqquh fidding), tetapi juga harus menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, keterampilan, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.

“Jadilah santri yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga unggul dalam teknologi dan keterampilan. Jadilah generasi yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan akhlak dan jati diri,” pesannya.

BACA JUGA :  Ratusan Umat Hindu Pati Raya akan Mengarak Ogoh-ogoh di Pendopo Jepara Besok

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal.

Pendidikan karakter dan akhlak yang selama ini menjadi kekuatan utama di pondok pesantren, memiliki peran yang sangat krusial.

Sebagai penutup, Witiarso mengajak seluruh santri untuk memaknai Tahun Baru Islam sebagai momentum untuk melakukan transformasi diri ke arah yang lebih baik.

“Tahun Baru Islam adalah momentum hijrah. Hijrahlah dari malas menjadi rajin, dari putus asa menjadi optimis, dan dari sekadar menjadi penonton menjadi generasi yang memberi manfaat bagi sesama,” tuturnya.

Ia berharap, kemeriahan Kirab 1.000 Santri ini dapat menularkan semangat kebersamaan dan memotivasi seluruh masyarakat Jepara untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini