Jelang Agustusan, Penjualan Bendera dan Umbul-umbul Kemerdekaan Naik Pesat

waktu baca 2 menit
Selasa, 28 Jul 2026 13:11 0 352 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Mendekati bulan Agustus, penjualan bendera dan umbul-umbul di Kabupaten Pati mengalami peningkatan drastis.

gempur rokok ilegal rembang

Hal ini seiring menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) pada 17 Agustus 2026 mendatang.

Seorang penjual pernak-pernik kemerdekaan, Rina mengaku penjualan melejit hingga 80 persen peningkatan.

Situasi itu ia rasakan sejak Juli ini.

“Sehari untuk ecer bisa sampai 2 kodi (40 pcs), kalau grosir 10 kodi (200 pcs). Peningkatan lebih ramai tahun ini dibanding tahun kemarin karena ada pelanggan baru dari luar Jawa,” kata perempuan bernama lengkap Ahbarina Novia Rahma sembari melayani pembeli, Selasa, 28 Juli 2026.

Penjualan paling laris saat ini Bendera Merah Putih, layur, umbul-umbul, maupun bendera peluit.

Pembeli datang dari kalangan panitia kegiatan, pengurus Rukun Tetangga (RT), maupun perorangan.

“Pembeli ada di sekitar sini, kemudian dari berbagai kota, yang paling jauh Papua, Bali, Kalimantan. Yang banyak dicari terutama layur berukuran 4 meter, 5 meter, 6 meter, sama bendera rumah, ada juga bendera renteng segitiga,” sebut wanita berusia 25 tahun itu kepada awak media.

Harganya bervariasi, Rina menjual dengan harga ecer dan grosir.

“Harga ecer mulai Rp3 ribuan, paling murah bendera peluit, kalau harga grosir paling murah Rp300. Termahal ecer Rp200 ribu untuk umbul-umbul 10 meter. Kalau Bendera Merah Putih dari ukuran 60 x 40 sentimeter mulai Rp15 ribu, sampai 135 x 90 sentimeter untuk upacara sampai Rp200 ribu,” paparnya.

BACA JUGA :  Operasi Lilin Candi 2025, Ada Empat Pos Pengamanan di Jepara

Selain itu, Rina juga menyediakan stiker merah putih dan peralatan Praja Muda Karana (Pramuka) seperti tongkat, bendera semaphore, seragam, serta logo-logo kepanduan.

Pasalnya, selain ada kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan, pada Agustus nanti juga banyak event Kepramukaan.

“Peralatan Pramuka juga ada, tongkat Pramuka, sesmaphore. Mendekati pesta siaga dan kemah SD-SMP,” ujar gadis asal Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

Tokonya yang berada di Jalan Indrakila Nomor 2, Perumahan Sukoharjo Indah (PSI) sangat komplit.

Ia juga aktif mempromosikan dagangannya ke media sosial (medsos).

“Banyak pelanggan dari luar Jawa tahunya dari TikTok karena promosi di medsos banter. Di toko kami terkenal paling murah, karena kami pusat dari penjual yang mau kulakan,” pungkasnya.

Editor; Mila Candra

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini