Foto: Poppy Oktalya, seorang figur muda di Pati yang berprestasi sebagai Duta Budaya dan aktif berkegiatan sosial kemasyarakatan (Mondes/dok. pribadi) PATI – Mondes.co.id | Poppy Oktalya, perempuan yang selalu aktif dan tak kenal lelah menginspirasi generasi muda di Kabupaten Pati.
Ia menjalani banyak rutinitas untuk ajang aktualisasi diri dalam pengembangkan skill serta prestasi.
Gadis asal Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus itu menjalani banyak peran, di antaranya sebagai tenaga administrasi di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Mbak Duta Budaya Kabupaten Pati, mahasiswa Sarjana (S1) di salah satu kampus, aktivis sosial di Ayo Berbagi Pati, dan endorsement berbagai produk.
“Kesibukan saya saat ini bekerja di DPUTR Kabupaten Pati, menjadi mahasiswa di universitas, serta tetap meluangkan waktu untuk berolahraga seperti tenis, badminton, gym, dan padel. Di sela-sela itu, saya juga membuat konten di media sosial, aktif dalam komunitas kebaikan Ayo Berbagi Pati, dan menjalankan amanah sebagai Duta Budaya Kabupaten Pati,” ucapnya kepada Mondes.co.id, Rabu, 22 Juli 2026.
Baginya, masa muda harus dimanfaatkan secara efektif dengan ikut berbagai aktivitas bernilai positif.
Ia menimba pengalaman ini untuk mengajarkan nilai yang berharga, memperluas perspektif, dan membentuk kepribadian yang berguna untuk masyarakat.
Langkah itu ditanamkan kuat-kuat di dalam diri.
“Masa muda hanya datang sekali, saya ingin memanfaatkannya dengan mencoba banyak hal baru dan mengikuti berbagai aktivitas yang memberikan nilai positif untuk diri saya. Saya percaya setiap pengalaman sekecil apa pun akan mengajarkan sesuatu yang berharga, memperluas cara pandang, dan membentuk diri menjadi pribadi yang lebih baik. Dan selagi saya masih memiliki kesempatan itu, saya akan terus berkembang dan mengambil setiap peluang yang membawa dampak positif untuk diri saya sendiri maupun orang lain,” jelasnya.
Di tengah padatnya agenda, ia merasakan tantangan luar biasa.
Lelah bukan penghalang baginya, karena setiap proses ia nikmati demi menuntaskan tanggung jawab.
“Yang paling sering saya rasakan itu saat membagi waktu di tengah banyaknya aktivitas, dibarengi dengan banyaknya pekerjaan yang harus saya lakukan. Kadang memang capek, apalagi kalau jadwal lagi super padat, tapi saya selalu ingat kalau semua yang saya jalani ini adalah pilihan saya sendiri, jadi saya berusaha menikmati prosesnya, menyelesaikan setiap tanggung jawab dan menjalani semuanya satu per satu,” tegas perempuan berusia 22 tahun itu.
Ia mengatur waktu sebaik-baiknya dengan mengedepankan skala prioritas.
Dengan begitu, langkahnya semakin tertata sistematik untuk melalui hari demi hari.
Sebagai seorang Duta Budaya daerah, ia membuktikan bahwa anak muda harus mengenali jati dirinya sebagai pelestari kebudayaan di Bumi Pesantenan ini.
Dalam mewujudkan hal itu, maka butuh menjaga nilai, karakter, dan warisan pendahulu.
“Motivasi saya mengikuti Duta Budaya karena pada awalnya saya sangat tertarik pada kebudayaan Kabupaten Pati yang begitu beragam. Dan saya rasa hal ini tentunya akan menambah nilai positif untuk diri saya sendiri dan bermanfaat untuk orang lain,” tegas peraih Juara 1 Mbak Duta Budaya Kabupaten Pati tahun 2025.
Poppy berusaha menunjukkan bahwa kecintaan pada kebudayaan lokal bukan sebatas tren semata, melainkan tanggung jawab moral dan sosial.
Didapuknya sebagai Duta Budaya, membuatnya menginspirasi orang-orang.
Di samping itu, menjadi relawan sosial membuatnya berkesempatan dekat dengan masyarakat.
Ia diajarkan berbagi dengan tulus karena inisiatifnya ikut berkontribusi di Ayo Berbagi Pati. Di situ, ia belajar arti peduli terhadap sesama manusia.
“Bagi saya, kegiatan sosial itu sangat penting karena saya ikut merasa bahagia ketika melihat orang lain bahagia, bisa menghadirkan senyum bagi orang lain. Kegiatan sosial juga menjadi penghiburan bagi hati nurani saya karena mengingatkan bahwa kita adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga membagikan konten di medsos dengan cara yang kreatif di Instagramnya, @xerrybe.
“Saat ini saya juga baru mulai aktif sebagai konten kreator dan sesekali menerima kerja sama atau endorsement. Ketertarikan saya pada dunia digital berawal dari dorongan orang-orang yang ada di sekitar saya, sehingga akhirnya saya memberanikan diri untuk menunjukan eksistensi di dunia digital,” urainya.
Sebagai Generasi Z (Gen Z), Poppy menjadikan olahraga healing terbaik, membuat tetap fit dan tenang.
“Menurut saya olahraga itu semacam healing. Di tengah aktivitas yang cukup padat, olahraga bikin badan jadi lebih fresh, pikiran lebih tenang, dan mood juga jadi bagus banget. Setelah itu rasanya energi kembali penuh dan saya bisa menjalani aktivitas lagi dengan lebih semangat, happy, dan enjoy,” terangnya.
Ia bercita-cita ingin mengembangkan diri dalam hal berkarir dan pendidikan, serta berusaha menekuni kegiatan yang bermanfaat.
“Makna kesuksesan bagi anak muda di era sekarang berbeda jauh dengan era sebelumnya, dan makna kesuksesan itu sendiri berbeda-beda bagi masing-masing orang. Bagi saya makna kesuksesan itu bukan tentang siapa yang paling tinggi, bukan tentang siapa yang paling kaya, siapa yang paling berkuasa, dan siapa yang memiliki jabatan, melainkan siapa yang hidup dengan penuh makna dan tidak berhenti bertumbuh,” pesan Poppy.
Ia mengajak generasi muda memberanikan diri mencoba beragam hal yang bernilai positif untuk pribadi dan sosial.
Pengalaman yang banyak akan membentuk diri seseorang untuk berkembang menjadi lebih bijak.
“Jangan takut melangkah karena apa pun hasilnya akan menjadi pengalaman berharga yang membentuk dirimu di masa depan. Orang yang memiliki banyak pengalaman biasanya akan memiliki cara pandang yang lebih luas, lebih bijaksana dalam mengambil keputusan, dan lebih siap menghadapi tantangan hidup. Jadi, jangan takut gagal, jangan takut memulai, dan jangan terlalu sibuk membandingkan diri dengan orang lain,” tutur Poppy.
Ia menekankan makna bahwa hidup yang diperjuangkan akan dimenangkan.
Maka dari itu, jika gagal sekarang, suatu saat akan berhasil di kemudian hari.
“Teruslah mencoba, terus belajar, dan terus berkembang. Karena setiap langkah yang kita ambil hari ini adalah investasi untuk menjadi versi terbaik dari diri kita di kemudian hari,” pungkasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini