Foto: Jepara bawa spanduk duka di Defile Porprov XVII Jateng (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Suasana haru dan penuh rasa hormat mewarnai defile kontingen Kabupaten Jepara pada pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (25/10/2026) malam.
Di barisan paling depan, kontingen Kota Ukir membentangkan spanduk duka bertuliskan Tribute to Syabilla sebagai penghormatan terakhir untuk atlet selam kebanggaan mereka, Syabilla Rizkia Putri Raharja, yang berpulang pada hari yang sama.
Pembentangan spanduk duka tersebut menjadi simbol ketabahan, sekaligus kebanggaan atas dedikasi almarhumah.
Di usianya yang baru 22 tahun, Syabilla sempat mengukir prestasi gemilang dengan menyumbangkan dua medali emas untuk Jepara lewat nomor selam kolam putri 100 meter dan 200 meter bifins sebelum akhir hayatnya.
Defile yang membawa pesan emosional ini dipimpin langsung oleh Ketua Kontingen Jepara, Ary Bachtiar, bersama jajaran pengurus KONI Jepara dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Di belakang pembentang spanduk duka, ratusan perwakilan atlet, pelatih, dan ofisial melangkah tegap melintasi lapangan stadion.
Kepergian Syabilla memang meninggalkan duka mendalam, tetapi semangat pantang menyerahnya menjelma jadi bahan bakar motivasi bagi seluruh kontingen untuk terus berjuang.
Ketua KONI Jepara, Miftah Arifin, mengungkapkan bahwa semangat mendiang langsung menginspirasi atlet lain di lapangan.
Medali emas tambahan yang diraih atlet Muay Thai Noor Sidik pada laga final melawan atlet Kabupaten Magelang sore itu, secara khusus dipersembahkan untuk mendiang Syabilla.
Sembari spanduk duka melintas di hadapan ribuan penonton, pembawa acara membacakan narasi kebanggaan Jepara yang kaya akan sejarah dan budaya.
Mulai dari keberanian Ratu Kalinyamat, keteladanan Ratu Shima, hingga emansipasi R.A. Kartini, berpadu dengan keindahan Tenun Troso, keahlian seni ukir, serta pesona wisata Karimunjawa.
Pada Porprov XVII kali ini, Jepara menerjunkan 367 insan olahraga, terdiri dari 262 atlet, 65 pelatih, dan 40 ofisial yang bersaing di 40 cabang olahraga dan 225 nomor pertandingan.
Hingga Minggu (25/10/2026) pukul 19.10 WIB, perolehan sementara berdasarkan data Media Center KONI Jepara mencatat kontingen Kota Ukir telah mengumpulkan 11 medali emas, 2 perak, dan 11 perunggu.
Cabor sepak takraw memimpin dengan perolehan 7 emas, disusul cabor selam 2 emas dari Syabilla, serta masing-masing 1 emas dari hockey indoor putra dan Muay Thai.
Spanduk duka yang terbentang di Stadion Jatidiri malam itu, menjadi pengingat bahwa arena olahraga bukan sekadar tempat berburu medali, tetapi juga panggung dedikasi, kebersamaan, dan rasa hormat yang abadi.
Dengan membawa kenangan indah tentang Syabilla, kontingen Jepara melangkah ke arena dengan satu tekad bulat: berjuang, berprestasi, dan mengukir sejarah!
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini